Selasa, 16 November 2010

HANTU DALAM FILM


CERITA RAKYAT YANG DIANGGAP NYATA
            Bila kita pernah mendengar beberapa “macam” makhluk halus, seperti wewe gombel, nini towong, kuntilanak dan berbagai makhluk lainnya, dunia hiburan pun mengenal “hantu-hantu” yang akhirnya diangkat menjadi cerita rakyat. Bukan hanya dalam film saja mereka ngetop, tapi juga dalam keseharian masyarakat di belahan benua Asia, Amerika dan Eropa. Benarkah roh-roh dalam berbagai versi itu sering mengganggu  akibat dendam kesumat?

KAYAKO SAEKI
 Konon, Kayako putri dari wanita penganut aliran hitam asal Jepang yang memiliki kepercayaan, bila mereka “memakan” roh kegelapan, mereka akan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. Cara memakannya? Ya…korban dibunuh. Kasihan. Masa kecil bocah yang sebenarnya cantik itu, tinggal dalam kegelapan, bahkan Kayako tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah, karena beliau meninggal dunia sebelum dia lahir.
Bocah yang suka mengurung diri itu pun, akhirnya tumbuh menjadi gadis remaja. Ketika kuliah di sebuah universitas, dia jatuh cinta dengan  Shunsuke Kobayashi. Sayang cintanya tidak terbalas. Setahun kemudian, Kayako  menikah dengan Takeo Saeki hingga melahirkan seorang anak laki-laki bernama Toshio.  Siapa sangka, ketika Toshio mulai masuk sekolah, Kayako kembali bertemu dengan cinta pertamanya. Semua pengalaman menyenangkan yang dulu pernah dia rasakan, seperti terulang kembali.
Kayako kini rajin menulis semua isi hatinya dalam buku harian. Sayang, suatu hari suaminya menemukan diari itu. Emosi Takeo meledak. Dia menghajar Kayako habis-habisan. Ketika wanita itu mau kabur, kakinya ditarik, hingga tubuh mungilnya terjerembab ke lantai. Lutut dan tulang keringnya diinjak, hingga dia mengerang kesakitan. Belum puas juga, laki-laki itu memlintir kepala istrinya, lantas mencekik lehernya. Kejam. Takeo tidak peduli melihat Kayako yang sekarat, meregang nyawa di depan matanya. Dia bahkan sempat duduk tepat di depan tubuh wanita yang dulu pernah dicintainya.
Toshio, putra tunggal yang dia anggap berbahaya karena sempat melihat kejadian itu pun tidak luput dari sasaran amarahnya. Bocah itu dibunuh dengan menenggelamkannya di bathtub, bersama dengan kucing kesayangan Toshio. 
            Takeo benar-benar seperti orang lupa ingatan. Dia  mendatangi rumah Kobayashi, lantas membunuh Manami, istri Kobayashi yang sedang mengandung. Polisi hanya menemukan tubuh Kayako yang mereka kira korban tabrak lari di jalan, tidak jauh dari rumah mereka. Sementara Toshio, bocah cilik itu ditemukan mati lemas di kamar mandi.
            Kejadian itu membuat masyarakat setempat percaya, semua hal yang berkaitan dengan Saeki House, rumah kediaman Kayako yang ada di Narima, akan kena kutukan. Beberapa saksi mata sering melihat, Mar, kucing kesayangan Toshio yang mati itu, mondar-mandir di lorong kamar. Lantas kukunya menggaruk-garuk pintu, hingga menimbulkan suara giris. Belum lagi arwah penasaran Kayako dan Toshio yang suka menimbulkan suara gaduh. 
Karakter hantu wanita berambut panjang ini lahir dari film the Ju-on, trilogi dari The Grudge yang sempat populer juga di Amerika, diperankan oleh Takako Fuji. Namun dalam The Grudge 3, Aiko Horiuchi yang menjadi Kayako Saeki. Sosok perempuan dengan baju putih, menjuntai hingga ke lantai, kemunculannya selalu merangkak  disertai dengan teriakan yang memekakkan telinga, begitu miris dan memilukan. Biasanya, Kayako suka menghabisi korban-korbannya dengan menarik kaki korban hingga terjerembab, lantas menaiki punggung mereka, mencekik atau memilin kepalanya dari belakang. Sungguh sadis dan mengerikan.
Novel dan filmnya juga dibuat dalam berbagai versi. Selain The Grudge trilogi, kita juga mengenal  film Dark Water dan Ju-On. Isi ceritanya tidak berbeda jauh. Namun kisah yang diangkat dari rekaan manusia ini, dipercaya lahir karena kutukan dari manusia yang mati penasaran.

SADAKO YAMAMURA
            Tokoh antagonis dalam novel karangan Koji Suzuki berjudul Ring dan film Ring O ini, karakternya sangat populer di Korea dan Amerika.  Sadako yang memiliki nama lain Samara ini, lahir dari seorang wanita terbelakang bernama Shizuko di Pulau Oshima. Ketika lahir, sang ibu meninggalkan bayi ini di gua, Mount Mihara dekat pantai, karena dia takut kecaman dari penduduk yang tahu dia yang suka memuja dewa laut, belum bersuami. Tujuannya Sadako terbawa air laut. Namun beberapa hari kemudian, ketika beliau kembali, putrinya masih ada. 
            Shizuko memutuskan merawat bayi cantik itu yang ternyata memiliki kekuatan supranatural. Ketika berusia 22 tahun, Sadako yang diadopsi oleh seorang profesor setelah ibunya meninggal, mengenal seorang editor film bernama Toyama. Cinta memang membutakan segalanya. Kedekatan laki-laki itu dengan Aiko, salah satu rekan kerjanya membuat Sadako merasa terusik.
Tanpa diketahui siapa pembunuhnya, suatu hari Aiko ditemukan tewas mengenaskan. Beberapa saksi mata pernah melihat Sadako bersitegang dengan Aiko, sebelumnya. Bahkan Shegimori sutradara tempat produksi film mereka, melihat “bagaimana” Sadako membunuh Aiko dengan kekuatan yang sulit dijelaskan lewat akal sehat. Laki-laki itu pun ditemukan meninggal dengan cara misterius tak lama kemudian, setelah berusaha membongkar kejahatan Sadako lewat beberapa rekaman yang dia simpan.
Believe it or not, kini Sadako yang sejak lahir dianggap bersekutu dengan setan ini selalu mencari korban berikutnya melalui kutukan yang ada dalam video tape. Bila dalam film, siapa pun yang menonton tayangan kisah hidupnya dipastikan meninggal dalam waktu singkat.

FREDDY KRUEGER
Kabarnya, tokoh dalam film A Nightmare on Elm Street ini, asalnya dari cerita rakyat yang ada di Springwood, Ohio. Laki-laki psikopat yang lahir tahun 1940 itu, memiliki  rekor kejahatan dengan membunuh anak-anak di kawasan Elm Street hingga akhir hidupnya. Wajah penuh dengan guratan luka dan tangan berjari-jari besi tajam, merupakan ciri khas setiap dia muncul di antara kegelapan malam. Waspada! Bila kita berjalan seorang diri, sementara hari sudah mulai gelap…dia bisa tiba-tiba muncul!
Freddy memang begitu cepat dan rapi menghabisi korban-korbannya, sehingga polisi tidak mampu menangkapnya, sampai dia meninggal tahun 1968. Sayangnya, kejahatan Freddy tidak berhasil dihentikan. Sebelum meninggal, Freddy sudah membuat perjanjian dengan tiga setan, agar dia  bisa masuk dalam alam bawah sadar manusia, lantas membunuhnya seperti kejadian nyata.
            Tokoh yang diangkat dalam film dengan berbagai versi ini kini diadopsi kisahnya menjadi salah satu urband legend. Ketika perayaan halloween atau pesta rakyat, percaya atau tidak, dia suka muncul dan mengganggu siapa saja yang dianggap sudah mengusik ketenangannya di masa lalu. Salah satu hal yang membuatnya marah adalah melihat orang-orang di sekitarnya, berkumpul dan berbahagia.

JASON VOORHEES
            Laki-laki yang awalnya bekerja sebagai budak ini dilahirkan dengan kondisi cacad mental dan fisik di daerah Cano Crystal Lake. Sang ibu yang meninggal karena perlakuan tidak adil penduduk di sekitar danau itu, membuat dia menjadi psikopat. Hobinya membunuh orang-orang di sana secara brutal. Jason puas setiap mengejar dan membantai korbannya hingga meregang nyawa.
            Kisah hidupnya yang diangkat dalam film Friday The 13th ini berakhir tragis. Jason meninggal dengan dendam kesumat. Rohnya pun gentayangan, bangkit dari kubur dan mengejar korban-korbannya yang diyakini ikut ambil bagian dalam kematian sang ibu.
Sosoknya dalam film digambarkan dengan laki-laki bertopeng, membawa kampak. Tak ada seorang pun yang tahu seperti apa wajah aslinya,  karena mereka yang “bertemu” Jason dipastikan tidak selamat. Konon, rohnya tidak pernah bisa diusir atau dihentikan, kecuali dia dibunuh “lagi” oleh orang yang memiliki darah keturunan Voorhees.
            Beberapa film yang mencoba mendeskripsikan seperti apa wajah Jason sebenarnya, menggambarkan anak muda ini berparut wajahnya karena cacad sejak lahir. Wajahnya begitu menakutkan. Mungkin itu juga yang menjadi salah satu alasan Jason waktu kecil sangat tertutup, karena selalu dicela oleh penduduk di sekitar dia tinggal. Siapa sangka, diamnya dia menjadi bom waktu yang akhirnya menebar teror ke banyak orang. (Steph)
  

Tidak ada komentar: