Selasa, 06 September 2011

HAUNTED CITY...



            Pernah membayangkan, tinggal di sebuah kota yang banyak penghuni “gelap”-nya? Berharap saja, nggak sampai tersesat lantas melewati kota yang ada di Amerika Serikat  ini. Soalnya, nggak hanya gedung sekolahnya berhantu, perpustakaan umum, sampai kompleks perumahan pun suka dikunjungi “tamu” tak diundang. Lolongan kesakitan, teriakan minta tolong, langkah orang yang sering terdengar, sudah biasa kali bagi penduduk setempat. Bbbrrr!

ADAMSVILLE
Bottenfield Middle School

            Suka ikutan ekskul musik atau koor? Mmm, pasti kita akan berpikir dua kali untuk aktif di sekolah yang bangunannya bergaya gothik ini. Soalnya, siswa dan petugas kebersihan sering melihat seorang laki-laki muda, bertubuh atletis dengan tuksedo warna hitam masuk ke ruang kelas. Tempat latihan musik dan paduan suara. Tatapannya datar, tanpa ekspresi. Meski orang yang berpapasan dengannya, menyapa atau melempar senyum, dia cuek saja melenggang masuk.
            Coba, tungguin cowok itu… Satu, dua jam berlalu. Dia nggak keluar-keluar juga. Pas dicek ke dalam, pria ini menghilang tanpa bekas. Padahal pintu keluar masuk hanya satu. Kejadian ini tidak hanya sekali atau dua kali saja lho… Beberapa saksi mata menegaskan, sering melihat dan bahkan, berpapasan dengan pria misterius itu, tapi lantas menghilang begitu saja. 

Indian Meadows
            Penduduk yang tinggal di kawasan  Indian Meadows dan Shady Grove, boleh diacungi jempol. Soalnya mereka “terbiasa” merasakan kejanggalan di perkampungan ini. Asal tahu saja, rumah mereka dibangun di atas bekas makam suku Indian. Memang sih, kerangkanya sudah dipindahkan. Makam-makamnya sudah dibongkar. Tapi, energi yang ditinggalkan, tidak juga pindah.
            Berbagai kejadian yang sulit diterima akal sehat, sering dialami penduduk di sekitar wilayah itu, termasuk reporter tv acara paranormal activity. Jangan coba, jalan melintasi pepohonan malam-malam. Kita akan merasakan, nggak jalan seorang diri. Ada orang lain mengikuti…Tapi pas kita tengok, nggak ada siapa-siapa. 
            Beberapa kejadian mengerikan, juga dialami para petualang yang tengah kemalaman di dusun ini. Jelang tengah malam, tiba-tiba dinding rumah yang dominan terbuat dari kayu, seperti diketuk-ketuk orang. Nggak hanya itu saja lho, suara kuku menggaruk lantai atau dinding-dinding kayu hingga suaranya menggiriskan hati, juga terdengar begitu jelas. Pas diintip, nggak ada siapa-siapa. Tapi esok harinya, beberapa saksi mata melihat guratan begitu jelas tercetak di dinding rumah. Mmm, bekas kuku atau cakaran siapa ya?
            Penghuni rumah lainnya di sekitar dusun ini, juga sering mengalami kejadian aneh. Tengah malam, suka ada suara orang berjalan mondar mandir di teras. Kalau diintip, sosoknya laki-laki bertubuh tegap, berwajah tirus dan dingin. Pas dibukain pintu, cowok itu menghilang. Kadang dari dalam rumah juga terdengar, suara pintu dibanting atau alat elektronik menyala sendiri. Padahal penghuninya diam, nggak ngelakuin apa pun di dalam rumah lho. Ingin menguji seberapa besar nyali kita? Coba saja, jalan ke daerah ini, jelang malam.

Old Buck Creek Cotton Mill

            Tempat penggilingan kapas ini sudah ada sejak 1896, serta tidak digunakan lagi. Tapi pabrik tua ini, masih terbuka untuk umum. Sekedar buat melihat, proses kerja atau alat-alat berat yang masih ada. Mmm, jangan melenggang sendirian ya. Konon, banyak kejadian dialami pengunjung yang jalan seorang diri. Soalnya sejumlah paranormal melihat, “penunggu” pabrik ini masih tinggal di sejumlah ruangan.
Dugaan sementara, mereka adalah mantan buruh yang meninggal di tempat itu, karena kecelakaan kerja. Ruangan yang kosong, lembab dan penerangan terbatas, juga disinyalir menjadi tempat favorit makhluk halus. Bbbrrr…! Siap-siap saja, denger suara-suara seram, seperti lengkingan, orang mengaduh atau menangis lirih.  Pas kita cari ke sumber suara, dipastikan tidak ada siapa-siapa di sana.
              
ALABAMA
Alabama Avenue Middle School
            Sekolah menengah yang ada di kawasan Albertville ini, memang terkenal berhantu. Bayangin saja, nggak ada apa-apa tiba-tiba terdengar suara pintu dibanting. Lampu ruangan yang sudah dimatikan, menyala tiba-tiba. Sebaliknya, ketika kita tengah melintas di lorong kelas, lampu mati. Padahal nggak ada gangguan listrik.
            Siswa suka mengalami kejadian aneh, seperti loker mereka yang sudah terkunci rapat, tiba-tiba setengah terbuka. Kadang, loker yang tidak terkunci, sulit sekali dibuka. Suara langkah orang, tengah berlari di lorong yang menghubungkan kelas satu dengan kelas lainnya sering terdengar, saat jam pelajaran berlangsung dan semua siswa berada dalam kelas. Waktu mereka melongok ke lorong, nggak ada siapa-siapa.
            Cukup mengganggu juga ya…Apalagi bagi pengajar atau tenaga kebersihan yang pulang larut, karena masih banyak pekerjaan di sekolah. Mereka suka mendengar suara-suara seperti orang berjalan terburu-buru, suara penggaris kayu diketuk-ketukkan di meja atau papan tulis dan derit kursi yang diseret.

Albertville Public Library
            Perpustakaan umum yang dibangun awal tahun 1900-an ini, memang terkenal angker. Bayangin saja, elevatornya bisa nyala dan mati sendiri. Padahal petugas keamanan yang memeriksanya, tidak menemukan kerusakan berarti. Kejadian janggal lainnya, kran air di kamar kecil suka tiba-tiba menyala. Begitu disamperin, mati!
            Paranormal yang menganalisa bangunan ini, mengatakan tanah tempat perpustakaan ini dibangun, punya energi negatif. Awalnya kan…sebuah rumah tempat tinggal yang dihuni keluarga korban broken home. Setiap hari, selalu saja terdengar pertengkaran hebat. Konon, energi negatif karena emosi dari orang-orang terkumpul di sini, membuat rumah ini “berpenghuni”. Ironisnya lagi, suatu hari penduduk di sekitar tempat itu hanya melihat penghuni rumah ini lenyap, tanpa jejak. Hanya satu orang anggota keluarga saja yang tinggal, tapi kondisinya mengenaskan. Nggak bisa bicara, seperti orang linglung dan ketakutan. Entah, apa yang telah terjadi. Bercak darah dan tanah merah terlihat jelas di lantai rumah…
            Misteri hilangnya sebagian besar penghuni rumah itu, tidak juga terpecahkan. Karena saksi mata satu-satunya pun, diduga hilang ingatan dan dimasukkan dalam rumah penampungan.

Off Highway 431

            Sebuah rumah yang ada di kawasan ini dipercaya angker, karena beberapa saksi mata sudah merasakan “ketemuan” dengan penghuninya. Tragis juga sih, kejadian yang dialami pemilik asli rumah itu. Kabarnya seorang laki-laki, pemilik rumah meninggal dunia terlindas traktornya sendiri. Waktu itu, dia tengah merapikan kebun, lantas mengendarai traktor mininya. Sayang banget, dia terpeleset jatuh dan tepat dibawah roda traktor yang tidak bisa dikendalikan lajunya.
            Pemilik baru rumah itu, sering mendengar suara berisik mesin traktor di tengah malam. Kadang juga suara seperti ada orang menggali sesuatu di kebun, atau lalu lalang dengan langkah berat, seperti mengenakan sepatu karet untuk berkebun.  Nggak tahan dengan gangguan itu, pemilik rumah pun memilih pindah. Heran. Tetangga di sekitar mereka masih sering melihat, lampu di dalam rumah tiba-tiba menyala. Padahal sudah pasti, tak ada siapa-siapa di sana. Aliran listrik pun sudah dimatikan.
            Rumah yang dijual dengan harga sangat murah, karena sulit sekali menemukan pembeli yang mau itu ternyata juga menghantui pemilik barunya. Jangan heran, pembeli rumah itu hanya bertahan tak lebih dari sebulan. Lantas mereka angkat kaki dan menjual rumah itu lagi…

Main Street Strip
            Tinggal di kawasan ini, siap-siap saja menerima kejutan. Misalnya suara langkah kaki di depan rumah, teriakan orang minta tolong atau suara gaduh orang berlarian. Padahal boleh dipastikan, tak ada orang lalu lalang. Konon banyak korban tewas di tempat ini, sekitar tahun 1900-an, ketika angin tornado menyapu wilayah itu. Korban berjatuhan, karena tertimpa bangunan atau bahkan hilang terbawa tornado.
            Biasanya, kejanggalan suka dirasakan pas musim panas. Tengah malam, penduduk setempat biasa mendengar suara gaduh. Orang berlarian atau teriakan ketakutan dan tangis menggiriskan hati. Udara dingin juga tiba-tiba begitu terasa, sampai mendirikan bulu roma. Hiiihhh!

Memory Hill Cemetery

            Namanya juga tempat pemakaman umum, pasti identik dengan yang serem-serem. Tapi bukan karena tanah di sini, tempat orang dimakamkan lho…Konon, seorang gadis pernah menemukan tiga ekor tupai mati beku, kedinginan di bawah pohon. Herannya, saat itu musim panas. Gimana tupai itu bisa beku, kedinginan? Ketika hari mulai gelap, orang-orang yang lewat di dekat pemakaman juga sering mendengar suara seorang gadis bersenandung lagu Amazing Grace. Lagu yang biasa digunakan untuk upacara pemakaman. (Ft: berbagai sumber)

SERBA "KEBETULAN" PRESIDEN AMERIKA SERIKAT



* Presiden yang berkuasa di tahun bulat (0) dan selang 20 tahun, meninggalnya memiliki kesamaan:
1. 1840 – William Henry Harisson (meninggal di tempat kerja)
2. 1860 – Abraham Lincoln (tertembak)
3. 1880 – James A. Garfield (tertembak)
4. 1900 - William McKinley (tertembak)
5. 1920 – Warren G. Harding (meninggal di tempat kerja)
6. 1940 – Franklin D. Roosevelt (meninggal di tempat kerja )
7. 1960 – John F. Kennedy (tertembak)
8. 1980 – Ronald Reagan (pernah tertembak, meski selamat)
* Serba “kebetulan”  lain:
- Abraham Lincoln terpilih oleh kongres tahun 1846
  Terpilih sebagai presiden tahun 1860
- John F. Kennedy terpilih oleh kongres tahun 1946
   Terpilih sebagai presiden tahun 1960
-Keduanya ditembak di kepala pada hari Jum’at 
           Sekretaris:
-          Sekretaris Lincoln bernama Kennedy
-          Sekretaris Kennedy bernama Lincoln
           
           Keduanya digantikan oleh orang yang bernama “Johnson”
-          Andrew Johnson, yang menggantikan Lincoln lahir pada tahun 1808
-          Lyndon Johnson, yang menggantikan Kennedy lahir pada tahun 1908 
Foto: Berbagai Sumber

DANAU-DANAU BER"PENGHUNI"


            Orang-orang tua bilang, tempat paling disukai makhluk halus ya…dingin, gelap, sepi dan lembab. Salah satunya, danau alam atau pun danau buatan. Berbagai kejadian yang sulit diterima akal sehat, pernah dialami penduduk setempat. Bahkan di Amerika, sempat dideteksi oleh stasiun televisi yang menayangkan acara Paranormal Activity dan dibukukan. Kejadian apa saja yang pernah terekam dan gimana storinya?

Fort Phantom Hill, Abilene-Texas

            Lebih dari 100 tahun penduduk Abilene, sebuah kota kecil di Texas ini mengandalkan mata pencaharian mereka dari perkebunan, minyak dan pabrik. Apalagi setelah Perang Dunia II, mereka musti hidup dari hasil kekayaan alam mereka sendiri. Nggak heran, mereka musti membangun danau buatan atau tempat penampungan air, untuk mensuplai kebutuhan air, sekaligus pembangkit listrik di wilayah Abilene, yaitu: Lytle, Abilene, Kirby dan Fort Phantom Hill.
            Forth Phantom Hill yang dibangun 1937 lokasinya ada di Elm Creek, timur laut dari Abilene. Penduduk menggunakannya untuk pengairan di ladang gandum. Meski dibalik air yang berlimpah dan kelihatan tenang di danau ini tersimpan misteri tentang Lady of the Lake. Legenda wanita penunggu danau itu sebenarnya sudah ada sejak pertengahan tahun 1800-an.
Jauh sebelum penampungan air ini dibangun, seorang wartawan dari Abilene News mengatakan di wilayah ini pernah tinggal sepasang suami istri. Mereka memiliki rumah kayu yang dibangun di atas tanah milik suku Indian. Hasil kesepakatan dengan penduduk asli setempat, siapa pun yang melintas wilayah itu tanpa bisa menyebutkan kata kunci tertentu, bakal ditembak mati.
Suatu hari, sang pria pergi berburu ke hutan. Sayangnya dia kepergok dengan suku Indian hingga dikejar sampai ke rumah. Sang istri lupa menyebutkan passwordnya, ketika membukakan pintu. Wanita ini pun tewas ditembak.  Sejak kejadian itu, seorang wanita bergaun putih yang sedang membawa lentera sering terlintas berjalan, mengelilingi danau.
Legenda seorang pengantin yang tewas terapung di danau ini, juga dipercaya kebenarannya turun temurun. Konon sekitar tahun 1940-an, sepasang kekasih berjanji akan bertemu di sebuah gereja dekat danau ini untuk mengucapkan janji setia. Calon mempelai wanita yang terlalu bersemangat, datang lebih pagi dari waktu yang ditentukan. Sayangnya, hingga berjam-jam dia menunggu, mempelai pria tidak pernah muncul.
Kasihan. Wanita itu hancur hatinya. Dia memutuskan, mengerahkan penduduk di sekitar danau untuk mencari kekasihnya. Khawatirnya, cowok itu tersesat atau mengalami kecelakaan. Soalnya dia percaya, sang kekasih pasti menepati janji, untuk bersama-sama mengucapkan janji perkawinan di depan altar gereja.
Esok paginya, laki-laki malang itu ditemukan tewas di sebuah sampan yang terapung-apung di tengah danau. Hasil otopsi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Meski ekspresi dari wajah korban, seperti orang ketakutan dan kesakitan.  Penduduk setempat yang dimintai keterangan menganggap, kejadian ini ada hubungannya dengan Lady of the Lake. Penunggu danau yang menuntut balas…Dia menganggap, laki-laki itu ada hubungan dengan masa lalunya.
Percaya atau tidak, kejadian tragis terulang kembali di tahun 1980-an. Seorang wanita muda yang nekad bikin janji kencan di dekat danau dengan kekasihnya. Mereka sengaja memilih tempat itu, untuk membuktikan cerita seram penunggu danau tidak pernah ada. Konyol. Kencan mereka berakhir petaka.
Tanpa sadar, mereka bertengkar hebat. Sang pria tiba-tiba mengoceh dalam bahasa yang tidak dimengerti. Mirip orang kerasukan. Cowok itu menjambak rambut pacarnya, lantas membenamkannya ke danau sampai perempuan itu mati lemas.  Begitu sang pacar mati, pria itu baru sadar. Kabarnya dia kerasukan arwah wanita penunggu danau.
Versi lain mengatakan, perempuan malang yang dibunuh pacarnya itu bukan ditenggelamkan kekasihnya sendiri. Tapi Lady of  the Lake yang berubah wujud, seakan-akan itu kekasihnya.  Ingin janjian “ketemuan” dengannya? Bisa. Acara televisi macam Paranormal Activity atau Dunia Lain-nya Indonesia, menyebutkan “mengundang” lady ini mudah. Coba bermalam di sekitar danau, minimal dua hari. Malam kedua, tepatnya tengah malam…kita bisa melihat seorang wanita muncul dari balik batu-batuan dan rimbunnya pohon dengan mengenakan gaun putih dan membawa lentera. Dia berjalan sangat lamban menuju danau, lantas menghilang begitu saja.

White Rock Lake, Dallas

            Usai perang sipil, Freedmen dan keluarga besarnya memilih tinggal di kawasan White Rock Lake. Mereka membentuk satu komunitas kecil yang sebut  Egypt. Lengkap, sarana prasarana di sana. Mulai sekolah, gereja, bahkan pemakaman umum. Sayangnya, komunitas ini tidak bertahan lama. Soalnya wilayah ini mulai dilirik pemilik modal seiring dengan populasi yang berkembang cepat sekitar 1890-an.
            Danau yang mulai dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dan pengairan di wilayah White Rock ini sejak 1907 ini pun berubah menjadi tempat rekreasi, tahun 1920-an. Fasilitas untuk berenang dan berkeliling dengan boat disediakan. Suatu hari ketika sebuah pesta digelar di tempat ini, peristiwa menghebohkan terjadi.  Seorang wanita tiba-tiba berlari ke atas dek kapal boat yang berada di tepi danau, lantas melompat dan…Bum! Badannya terhembas ke bawah, mengenai batu-batuan. Dia tewas seketika. Tak jelas, apa alasannya dia berlari kesetanan…
            Kejadian mengenaskan ini, tidak sekali ditemui. Seorang wanita yang tengah mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, saat ikut acara touring atau off road, tiba-tiba  membanting kemudi, hingga lepas kendali. Mobilnya langsung masuk, terjebur ke dalam danau. Pertolongan yang dilakukan oleh tim medis, sia-sia. Dia meninggal di lokasi kejadian. Nggak jelas, mengapa dia lepas kontrol. Padahal kondisi kendaraan dan jalan, terbilang aman. Kabarnya nih, setelah peristiwa itu terjadi pengunjung sering melihat sosok wanita berdiri termangu di tepi danau. Kadang wanita cantik, bergaun putih menjuntai itu berjalan di sekitar danau, lantas menghilang begitu saja. 
            Beberapa paranormal yang melakukan investigasi di wilayah ini mengatakan, spirit dari korban masih tinggal di sekitar danau.  Bahkan Anne Clark yang menulis buku tentang beberapa cerita rakyat di Texas, juga mencantumkan legenda The Ghost of White Rock atau Hantu White Rock.  
            Lain lagi kesaksian dari sepasang kekasih yang pernah melintas di danau ini, jelang malam di bulan Juli. Mereka melihat, seorang wanita cantik tengah berdiri di pinggir jalan dengan kondisi mengenaskan. Basah kuyub. Waktu mobil mereka berhenti, wanita itu mendekati jendela mobil dan mengatakan, butuh tumpangan.
            Tanpa banyak bertanya, pasangan itu mengantarkan wanita misterius ini ke alamat yang disebutkan di daerah Oak Cliff, sekitar Dallas. Tapi apa yang terjadi? Sampai di lokasi yang disebutkan, penumpang misterius itu menghilang. Padahal selama perjalanan, mereka tidak berhenti. Kapan wanita itu turun? Seremnya lagi, kursi tempat penumpang aneh duduk masih terlihat basah. Artinya dia benar-benar duduk di situ….Hiiihhh!
            Rasa penasaran pasangan ini terjawab sudah, ketika mereka mengetuk pintu rumah yang disebutan wanita misterius itu. Seorang laki-laki yang membukakan pintu bilang, mereka adalah pasangan ke sekian yang datang dengan cerita sama. Sama-sama dimintai tolong, mengantarkan wanita muda dengan kondisi basah kuyub. Ternyata wanita itu sudah meninggal tiga minggu yang lalu, ketika tengah memancing di White Rock Lake. Mmm…Jadi?    

INDONESIA PUN ADA…
            Bukan hanya di Amerika saja terdapat danau dengan cerita melegenda, konon negara kita pun ada. Seperti:
Danau Perkemahan Pramuka Cibubur
            Masuk akal juga, lokasinya danau ini yang sepi dan jarang dikunjungi orang hingga membuat makhluk halus suka banget tinggal di situ. Apalagi kabarnya, pernah kejadian seorang perempuan berseragam pramuka ditemukan tewas di dekat  danau. Entah energinya yang masih tinggal di sana atau roh gentayangan lainnya,   konon orang yang melewati daerah ini sering melihat seorang perempuan duduk sendirian di tepi danau. Dia duduk melamun atau kadang bersenandung, lirih.  Ekspresinya sedih banget. Tapi begitu kita dekati, dia akan hilang  tanpa bekas. 

Danau Tiga Warna, Gunung Kelimutu – Flores 

             Danau yang berada di Gunung Kelimutu di Desa Koanara, Kecamaran Wolowaru, Kabupaten Ende ini, sebenarnya ada tiga danau kawah. Sebutannya Danau Tiga Warna. Sesuai namanya, masing-masing memiliki nama dan warna berbeda. Merah (Tiwu Ata Polo), putih  (Tiwu Ata Mbupu) dan biru (Tiwu Nuwa Muri Koo Fai).
            Luas ketiga danau ini sekitar 1.051.000 meter persegi. Batas antar danau 50 sampai 150 meter, berupa dinding batu yang mudah longsor dan terjal. Konon danau ini angker banget, karena dipercaya merupakan tempat berkumpulnya roh orang meninggal. Danau biru isinya roh remaja,  danau merah tempat orang yang waktu masih hidup sering melakukan kejahatan, sedangkan danau putih tempat orangtua. Wilayah ini ditetapkan sebagai kawasan konservasi alam nasional sejak 26 Februari 1992.(foto: berbagai sumber)

Senin, 05 September 2011

BLEDUG KUWU



           Sekilas seperti hamparan tanah lapang, berlumpur. Biasa. But hati-hati, salah langkah kaki bisa terbenam lumpur. Kawasan wisata yang ada di desa Kuwu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu bisa kita capai dengan naik kendaraan umum atau pribadi. Hanya 28 km dari Purwodadi.  Uniknya tiap dua atau tiga menit, hamparan lumpur itu akan meletup. Mirip ledakan-ledakan kecil. Konon lumpurnya mengandung garam. Nggak heran, penduduk setempat ada yang mengandalkan hidupnya sebagai petani garam.  
            Menurut ahli geologi, letupan itu akibat pelepasan gas dari dalam bumi. Biasanya gas metana. Nggak bahaya sih, wisatawan bisa nonton dari jarak sekian meter. Makin dekat, tanah yang kita pijak memang terasa gembur/empuk. Jangan coba melompat-lompat ya…bisa langsung terperosok. Saya yang nggak berhati-hati waktu itu, terperosok dalam lumpur sampai atas lutut. Mmm, sakit sih nggak. Tapi malunya itu….hehehehe….
Kabarnya nih, Bledug Kuwu terjadi karena ada lubang yang menghubungkan dengan Laut Selatan. Legenda setempat mengatakan, lubang itu jalan buat Joko Linglung pulang dari Laut Selatan ke Kerajaan Medang Kamulan. Beliau pulang setelah selesai bertempur, mengalahkan Prabu Dewata Cengkar, lantas berubah wujud menjadi ular naga. Sehingga bisa membuat lubang tembusan dan diaku sebagai putranya Raden Aji Saka. (ft:berbagai sumber)

Ballarat Wildlife Park Melbourne Aussie


               
              Tempat konservasi dan perlindungan satwa langka, asal Australia ini mulai beroperasi tahun 1985 oleh Greg Parker. Mirip Taman Safari deh. Binatang seperti kanguru, koala, wombat , dan tasmanian devil maskotnya menjadi daya tarik utama. Selain atraksi reptil, berbagai jenis burung dan binatang buas lainnya, kita bisa langsung memberi makan kanguru dengan biji-bijian yang memang dijual khusus di sana. 

           Asal jangan coba-coba menggendong koala. Meski lucu, binatang pemakan daun ecaliptus itu sensitif. Musti didampingi pawangnya, termasuk wombat. Bentuknya perpaduan antara tikus dan  babi, lumayan gede dan ndutttt… Andai merasa terancam atau nggak nyaman, dia bisa menggigit atau mencakar.(ft:berbagai sumber)

Tambang Emas Sovereign Hill, Aussie


           
           Ingin ngerasain berada di tahun 1850-an? Semua bangunan bergaya Victoria diset sedemikian rupa, seakan-akan ada bar, barber shop, toko gula-gula, bahkan studio foto, persis di film-film cowboy dulu. Ingatan saya langsung ke film Little House on The Praire. Jaduls banget ya… Klasik. Wisatawan bisa masuk wilayah ini dengan berjalan kaki. Tapi mau nyobain naik kereta kuda, bener-bener mirip seperti di film cowboy yang sering saya tonton, juga bisa.
            Awalnya kawasan Victoria ini dikenal dengan tambang emas. Dulu banget, masyarakat setempat mata pencahariannya menambang emas.  Kini, sebagai obyek wisata, kita bisa mencoba ngerasain gimana mencari  emas dengan ayakan di sungai yang masih berada di wilayah obyek wisata Ballarat. Lantas, melihat terowongan yang dulu digunakan buat para penambang. Ada guidenya khusus kok. Mereka juga pakai kostum ala abad 19-an.  Mereka nunjukin lift darurat yang dulu pernah digunakan buat naik turun pekerja tambang, trus pos-pos tertentu, tempat emas ditemukan. 

           Puncaknya, wisatawan diajak nonton gimana proses mengolah emas dari yang masih seperti butiran pasir menjadi emas batangan. Mmm, tadinya sih pengen tuh bawa emas batangan yang sudah mereka “masak” dan jadi hehehehe….Lumayan lho, katanya satu batang 250 kg. Kaya mendadak niii….   (ft: berbagai sumber/jjs saya ke sana duluuuu 'cause Aneka Magz)