Kamis, 30 Desember 2010

MISTERI PENUNGGU MERCUSUAR


PENUNGGUNYA MASIH SUKA MENYAPA…
             Lighthouse atau mercusuar? Yup! Terheran-heran waktu saya diberitahu seorang teman yang tinggal di New York, Amerika, tempat horor yang dijadikan kunjungan wisata mereka salah satunya mercusuar. Tempat pemberi tanda bagi kapal yang lalu lalang, agar tidak terjadi kecelakaan itu, ternyata obyek menarik buat dikunjungi. Selain bangunannya tua dan unik, beberapa kejadian menyeramkan juga sering dialami bagi penyuka petualangan seram. Mmm…ingin coba berkunjung ke sana?

St. Augustine Light, Florida
            Mercusuar yang kini digunakan juga sebagai museum di St. Augustine, Florida ini, sering membuat sport jantung wisatawan yang datang. Pasalnya, kita bisa tiba-tiba mendengar langkah kaki orang yang memanjat atap menara, tapi setelah dicek, tidak ada siapa-siapa. Bila “mujur” kita juga bisa melihat seorang gadis sedang membersihkan lantai ruangan atau laki-laki bertubuh jangkung duduk termangu di lantai bawah tanah. 
            Banyak cerita yang tidak masuk akal dari mercusuar ini, mungkin karena lokasinya ada di antara hutan  dan jalan berbatu terjal, yang sulit dilalui kendaraan umum.  Namun kebenaran tentang adanya makhluk lain di bangunan yang seringkali lampunya menyala tanpa sebab itu, diyakini ada. Konon seorang wanita pernah diketemukan tewas  mengenaskan di St. Agustine Light. Lehernya terlihat tanda-tanda bekas cekikan. Ternyata setelah polisi menyelidiki kematiannya, pembunuh wanita itu suaminya sendiri. Ironisnya, laki-laki itu juga sempat membunuh beberapa anggota keluarga lainnya. Benar-benar, pembunuh ini sudah sakit jiwa.
            Kisah tragis itu dianggap tahayul oleh sebagian orang. Bahkan ada yang mencoba membuktikannya sendiri dengan datang ke tempat ini. Namun sejumlah paranormal membuktikan, bekas mercusuar ini memang ada penunggunya. 

Owl Head Light, Maine
            Ingin menikmati keindahan pantai Penobscot Bay? Kita bisa melihat seluruh bagian pantai ini dari mercusuar yang kini sering terbuka buat wisatawan itu. Mereka tidak saja bisa melihat bangunan mungil itu, tapi bila beruntung bisa menemui penampakan. Hati-hati, bila cuaca mendung atau hari mulai gelap… Tiba-tiba saja, kabut muncul. Sekeliling ruangan dalam mercusuar seperti dikepung kabut tebal..lantas tidak lama kemudian, kita bisa melihat seorang kapten kapal atau nahkoda dengan seragam lengkapnya, berdiri di ruang kontrol. Benar-benar, dia seperti sedang mengawasi kapal yang lalu lalang dari balik kaca. Namun ketika asap tebal atau kabut itu menghilang, sosok laki-laki separuh baya itu pun mendadak lenyap. Hanya jejak sepatunya saja yang terlihat nyata di lantai.

Port Boca Grande Lighthouse, Florida
            Mercusuar yang dahulu digunakan untuk membantu kapal-kapal yang lalu lalang di sekitar Gasparilla Island itu, kini digunakan untuk museum. Ironisnya, tidak ada penjaga yang betah bekerja di tempat ini. Seandainya bersedia bertugas pun, mereka memilih tidak bertugas di malam hari.
Konon ada seorang gadis, anak penjaga mercusuar meninggal tidak wajar di Port Boca Grande Lighthouse. Ceritanya ketika gadis malang ini bermain di lantai atas, tiba-tiba dia melihat tubuh tanpa kepala dari Josefa, salah satu putri bangsawan Spanyol yang dibunuh oleh bajak laut. Gadis itu pun histeris. Dia bermaksud lari, keluar dari bangunan itu. Sayangnya, badannya tergelincir. Dia pun tewas, seketika setelah tubuh mungilnya menghantam tanah. 

St. Simons Island Light, Georgia
            Beberapa kejadian mengerikan, seperti suara langkah kaki, tanda bekas sepatu di lantai serta tapak tangan di jendela, membuat mercusuar ini dianggap berhantu. Wajar saja…bila melihat misteri dibalik terbunuhnya, seorang laki-laki separuh  baya di bangunan tua itu.
Sekitar tahun 1880-an, seorang kepala penjaga mercusuar bernama Frederick Osborne berkelahi dengan asistennya John Stevens. Fatal. Frederick tewas tertembus peluru John. Sejak kejadian mengerikan itu, John masih sempat bertugas kembali. Dia berhasil bebas dari tuntutan pengadilan. Sayangnya, dia lupa bila roh penasaran Frederick tetap menuntut keadilan. Beberapa kali, gangguan berupa suara gaduh, benda-benda jatuh atau dinding kaca seperti diketuk orang sering dia alami. Hingga akhirnya, laki-laki ini pun menghilang, tanpa ada orang yang mengetahui keberadaannya. Entah dia hidup atau mati…

Battery Point Light, Crescent City, California
            Mercusuar satu-satunya yang bisa selamat dari gempuran Tsunami tahun 1964 ini, memang menyeramkan. Bayangkan, seluruh isi Crescent City, habis. Korban tak terhitung lagi jumlahnya. Ada yang hilang atau tewas mengenaskan. Bangunan di kota kecil itu juga hancur. Rusak parah. Namun Battery Point Light ini malah masih kokoh berdiri.
Kabarnya, beberapa petugas keamanan masih sering merasakan kejadian janggal, seperti suara langkah kaki diseret, pintu ruangan yang dihempaskan atau…kemunculan seekor kucing hitam yang tiba-tiba. Anehnya, kucing itu ketika didekati, dia akan lari dan menghilang dari balik dinding. Yup! Seakan-akan, kucing itu menembus dinding! Kini, bangunan ini terbuka untuk wisatawan setiap Rabu hingga Minggu. Ingin menguji keberanian kamu? Datang saja…

Heceta Head Light, Yachats-Oregon
            Sungguh aneh, tapi nyata… Sebut saja Rue, julukan hantu wanita yang dianggap paling sering mengganggu ketenangan orang-orang yang masih bertugas di mercusuar ini. Dia paling tidak suka, “kediaman”-nya diubah-ubah.
Beberapa kali bangunan itu direnovasi, selalu saja terjadi kecelakaan. Perempuan ini juga paling suka membunyikan alarm tanda kebakaran. Sampai-sampai semua penjaga bangunan dibuat kerepotan. Sesekali, wanita separuh baya yang juga memiliki julukan The Gray Lady ini memecahkan kaca jendela, saat dia “masuk” satu ruangan. Benar-benar hantu yang merepotkan ya…

Point Lookout Light, Scotland-Maryland
            Wah, boleh juga bagi pencinta horror tour ke mercusuar ini. Julukannya saja, the most haunted lighthouse in America…Pasti sungguh menyeramkan! Hati-hati, buat pasangan yang jalan ke tempat ini. Penunggunya suka cemburu! Tandanya, dia akan membuka tutup pintu berulangkali, hingga menimbulkan suara gaduh. Lantas ada suara rintihan, langkah kaki, bahkan kadang…seperti suara orang mendengkur!
            Wajar saja…Lebih dari 40 tahun, banyak korban pernah meninggal dalam bangunan ini. Bukan karena hantu atau sejenisnya lho. Mereka tewas karena sakit atau siksaan. Ya! Ketika Perang Dunia, bangunan ini pernah digunakan sebagai rumah sakit darurat dan tempat tahanan. 

White River Light, Whitehall Michigan
            Mercusuar yang dialihfungsikan menjadi museum sejak 1960 ini, termasuk unik dan menyeramkan. Kaptem William Robinson, kepala pengawas White River Light yang sudah mengabdikan dirinya selama 47 tahun di sana, meninggal di bangunan ini. Sejak kematiannya, suara-suara aneh sering terdengar. Roh laki-laki yang diduga masih mencintai tempat bekerjanya itu, sering meninggalkan jejak berupa debu tebal di lantai, tempat dia “lewat”. 
            Sarah, istri laki-laki itu juga mengakui, setelah kematian suaminya itu, beliau suka muncul dalam mimpinya. Bayangan yang dia lihat, suaminya sedang sibuk mengawasi kapal yang lalu lalang dari ruang menara pengawas. Kadang-kadang, William juga menampakkan diri ketika beberapa acara reality show yang berkaitan dengan uji nyali, semacam acara Dunia Lain di Indonesia, shooting di tempat dia bekerja.

Big Bay Point Light, Big Bay-Michigan
            Luar biasa. Ingin menikmati bulan madu yang romantis dengan pelayanan istimewa? Mercusuar yang kini isinya disulap mirip kamar sekelas hotel mewah itu, memang menjadi salah satu tempat tujuan wisata. Namun siapa sangka, kita pun musti siap-siap menerima sambutan dari penunggu bangunan itu. William Prior salah satu penjaga Big Bay Point Light sekitar tahun 1896, meninggal dunia di tempat ini. Beberapa paranormal yang mencoba berkomunikasi dengannya lewat papan Quija (alat memanggil arwah, seperti jalangkung), menemukan bukti bila laki-laki itu masih betah tinggal di sana. Salah satu tandanya, kita masih sering mendengar suara gaduh di dapur jika datang ke Big Bay Point Light. (Steph)

Senin, 27 Desember 2010

Dua Sisi Mata Uang


           Sumpah! Saya bukan penggemar bola. Tapi entah mengapa, saya ikut merasa kecewa melihat gawang timnas Indonesia kebobolan 3-O dari kesebelasan Malaysia di final leg1 piala AFF. Boleh saya tebak, umpatan, keluhan, protes, segudang amarah terbaca jelas di twitter hanya berselang beberapa menit, setelah timnas menelan kekalahan. Benarkah kita tidak terima karena penonton Malaysia rusuh? Atau sebaliknya, kita mempunyai harapan terlalu tinggi bagi mereka yang berlaga di lapangan hijau?
            Saya nggak bisa menyalahkan penonton yang main laser, petasan, atau apa pun itu. Saya juga tidak ingin ikutan latah, menyalahkan permainan timnas yang menurun, seperti nggak konsentrasi…atau menyalahkan media massa yang over expose mereka, hingga ketika mereka gagal, sangat menyakitkan hasilnya….
            Sama, seperti yang sering kita alami sehari-hari. Ibarat dua sisi mata uang, kapan pun bisa bergulir baik atau sebaliknya, buruk. Gagal atau sukses… Setiap pekerjaan, usaha, pasti kita berharap maksimal. Namun tanpa sadar, kita makin tergilas dengan target yang kita buat sendiri.
            Keberhasilan beruntun, seringkali membuat kita ngepush limit semakin tinggi, tanpa diimbangi kemampuan, fokus dan “mental” untuk gagal. Akibatnya, konsentrasi gampang buyar. So, bagi saya gagal atau berhasilnya timnas meraih piala AFF, bukan karena kita memang jagoan atau pecundang, tapi karena kita memang siap untuk menerima itu.
            Saya pernah merasakan bagaimana nikmatnya beberapa tulisan saya dimuat dalam waktu bersamaan di beberapa media cetak. Lama-lama, saya membuat target makin tinggi, hingga akhirnya satu titik, saya bisa merasakan, tulisan-tulisan saya tidak fokus. Nggak ada lagi yang membuat saya excited dengan apa yang saya tulis, kecuali memenuhi deadline, memenuhi target jumlah tulisan tiap edisi, memenuhi pundi-pundi saya…that’s it…Hingga akhirnya, ketika krismon era 1990-an membuat media massa membatasi jumlah tulisan dari penulis lepas, membuat saya tidak berkutik…rasanya itu seperti sebuah tamparan keras.
            Sama seperti timnas, mereka dielukan seperti selebritis. Setiap hari, semua channel televisi dan media cetak mengangkat kehidupan mereka. Kemenangan spektakuler dari babak penyisihan pertama hingga menjelang final diulang-ulang terus, ceritanya. Bagaimana rasanya, ketika mereka akhirnya ditargetkan mencetak banyak gol di gawang Malaysia saat leg1? Fokus buyar bisa jadi, energi terkuras, semuanya tidak seindah yang dibayangkan.
            Yah, sudahlah…saya jadi ingat lirik lagunya Bondan Prakoso. Mimpi boleh saja, usaha pasti sudah kita lakukan…tapi apa pun hasilnya, lagi-lagi dua sisi mata uang itu tidak bisa kita pastikan. Menang, kalah….Gagal, sukses…Siap-siap saja. Tersenyumlah, selagi kita masih bisa tersenyum…

Selasa, 14 Desember 2010

TEBAK KARAKTER LEWAT ZODIAK


 UNSUR-UNSUR PEMBAWA KEBERUNTUNGAN
            Believe it or not, ramalan bintang dianggap bisa menebak kejadian dan keberuntungan kita. Tanpa kita tahu, karakter masing-masing bintang serta beberapa faktor pendukung, sangat mempengaruhi. Sebenarnya, apa saja yang mempengaruhi masing-masing zodiak, serta bagaimana karakter asli mereka?

Capricorn
Planet : Saturnus
Simbol : kambing
Warna : coklat tua
Unsur logam : tembaga
Batu : garnet
            Pekerja keras, disiplin, efisien dan cenderung ambisius, ciri-ciri khas bintang yang memiliki julukan pekerja ini. Sesuai simbolnya, dia tangguh dalam segala medan. Ketika belum merasa berhasil, Capricorn tidak akan pernah mundur dalam mengerjakan apa pun. Sebaliknya, saat dia merasa gagal dan hancur, dia berusaha memperbaikinya sendiri. Nggak ada istilah menyerah atau berhenti.
            Pemilik bintang ini tidak suka duduk, berdiam diri. Dia akan menyambut atau mengejar target yang dia buat sendiri. Dia tidak akan mengharapkan orang lain memberi pekerjaan untuknya, tapi dia mencarinya sendiri. Negatifnya, dia suka merasa nggak nyaman bila merasa secara materi tidak mencukupi. Alias agak matre…
            Soal persahabatan, dia sangat supel dan bisa diandalkan. Cocok buat hubungan pertemanan yang lama, soalnya bintang ini tidak suka “kesendirian”. Dia suka selalu berkumpul bersama keluarga dan teman-temannya. Loyalitasnya terhadap keluarga juga luar biasa. Dia rela melakukan apa saja demi keluarga.

Aquarius
Planet : Uranus
Simbol : pembawa air
Warna : Biru laut
Unsur logam : aluminium
Batu: amethys
            Cenderung idealis, sulit diajak kompromi dan suka hal-hal yang masih dianggap baru di lingkungannya. Ide-idenya sering keluar dari akal sehat teman-temannya, namun kenyataannya dia selalu mampu mewujudkan gagasannya. Kadang-kadang mengundang kontroversi, namun sebenarnya dia sangat bertanggungjawab dengan pilihannya.
            Pemikirannya sangat terbuka, tapi bukan berarti dia bisa kita pengaruhi. Bila ingin bekerjasama dengannya, kita musti datang di saat yang tepat. Jarang bisa memahami ide-idenya yang suka spontan datangnya. Bagi beberapa orang yang baru mengenal Aquarius, butuh kesabaran ekstra menghadapi kekerasan hatinya.
           
Pisces
Planet : Neptunus
Simbol : ikan
Warna : hijau muda
Unsur logam : platinum
Batu : aquamarine
            Pemalu, pendiam dan tenang, pembawaan sebagian besar Pisces. Meski kelihatan mudah diajak kompromi, pemilik bintang ini keras. Soal prinsip, dia tidak suka ditawar-tawar. Supel dan mudah berempati, membuat dia disukai banyak orang. Sikap positifnya ringan tangan dan tidak perhitungan.
            Punya daya imaginasi tinggi, tapi setiap detail pekerjaan yang dia lakukan, selalu dia pikirkan matang-matang. Anti slengean alias sembrono dan hati-hati  dalam mengambil keputusan. Meskipun sebenarnya, dia juga tidak antipati bila dikritik.     

Aries
Planet : Mars
Simbol : domba
Warna : merah
Unsur logam : baja
Batu : intan
            Keras, tegas dan berani mengambil inisiatif duluan sehingga terkesan nggak sabar, salah satu ciri khasnya. Jiwa kepemimpinannya tinggi, sehingga dia mampu menjadi motivator bagi teman-teman di sekitar dia tinggal. Seorang Aries suka petualangan, tertarik hal-hal yang menurut dia baru dan menantang, karena keinginannya selalu menjadi yang pertama dalam segala hal.
            Sesuai dengan simbolnya, kepala kambing yang seakan-akan ingin menabrak lawannya,  laki-laki atau wanita berasi bintang ini emosinya gampang terbakar. Dia juga tidak setengah-setengah jika sudah punya kemauan. Kadang resiko urusan belakangan, tapi dia sudah menjajal duluan.
            Tidak ada yang perlu disembunyikan dari Aries, karena dia sangat tidak mentolerir kebohongan dalam berteman. Sekali dia merasa disakiti, apalagi dikhianati, dia akan mengingatnya seumur hidup. Sebaliknya,  loyalitasnya patut diacungi ibu jari. Sekali dia mempercayai kita, dia akan mendukung dan membantu kita habis-habisan.

Taurus
Planet : Venus
Simbol : banteng
Warna : hijau
Unsur logam : tembaga
Batu : emerald
            Suka hal-hal praktis  dan tidak mengandung resiko, merupakan salah satu ciri pemilik rasi bintang ini. Pekerjaan dan hubungan pertemanan yang dia pilih, selalu yang diyakininya pasti aman. Banyak latihan, membuat Taurus nyaman, daripada mengerjakan hal-hal baru yang dia belum pahami sebelumnya. Berbeda dengan Aries yang suka hal-hal baru.
            Seorang Taurus tidak suka terlihat dominan di antara rekan-rekannya. Meski sebenarnya keras kepala dan moody, dia bisa diajak berkompromi. Apalagi jika menyangkut masalah yang berkaitan dengan dunia seni, musik, makanan enak dan cinta.
            Bagi yang baru mengenal Taurus, kesan pertama pasti pemalu. Ya…dia memang tidak suka bersikap agresif. Lebih banyak menunggu…bila dia masuk dalam satu lingkungan baru. Ibaratnya, jika tidak diminta bicara, dia akan diam saja. Pasangan yang aktif dibutuhkan oleh Taurus, untuk memotivasi dia yang sulit terbuka.

Gemini
Planet: merkurius
Simbol : kembar
Warna : kuning
Unsur logam : merkuri
Batu : agate
            Cerdik, mudah mencerna hal-hal baru dan punya selera humor tinggi. Komunikasinya bagus, bahkan dia pandai membuat orang-orang di sekitarnya jatuh hati dengan kata-katanya. Keingintahuannya besar, mudah berbaur dengan siapa saja dan cepat beradaptasi dengan lingkungan tempat dia berada.
            Suka memilih jalan pintas, bukan berarti seorang Gemini ceroboh. Dia sangat berhati-hati bila mengambil satu keputusan, sampai kesannya lamban, banyak bicara dan sensitif. Jangan coba-coba terlalu mempengaruhi dia dalam menentukan pilihan, karena dia bisa negative thinking duluan.
            Simbolnya yang kembar menunjukkan, dia memiliki dua kepribadian. Satu sisi, Gemini suka menghabiskan waktu sendiri. Dia lebih nyaman mengerjakan apa pun tanpa campur tangan orang lain. Pencinta kebebasan. Namun sisi lain, dia juga merasa ingin selalu ada yang menemani. Baginya, cinta yang berasal dari pasangan kita penting. Tapi cinta dari teman-teman yang ada di sekitar kita, jauh lebih penting.

Cancer
Planet : bulan
Simbol : kepiting
Warna : perak
Unsur logam: perak
Batu: batu bulan  (moonstone)
            Sesuai simbolnya bulan, karakternya sedikit misterius. Diam-diam menghanyutkan. Sensitif, sehingga bila dia merasa dikecewakan atau disakiti, dia akan menyimpannya dalam-dalam. Nanti suatu saat, siap-siap saja memperoleh balasan. Namun jika kita mengakui kesalahan kita dengan tindakan nyata, dia akan berpikir dua kali buat membalas sakit hatinya. Tapi jangan senang dulu…lukanya itu masih tetap dia simpan!
            Pemilik bintang ini cenderung orang rumahan, nggak suka jalan ke acara yang tidak jelas dan menomorsatukan keluarga. Baginya, rumah adalah tempat teraman. Meski dia juga suka traveling ke tempat-tempat yang menurut dia menguntungkan. Ya, cocok buat bisnis. Cancer memang memiliki instink bisnis kuat.

Leo
Planet: matahari
Simbol: singa
Warna : emas
Unsur logam : emas
Batu : rubi
            Sangat independen, cerdik memahami hal-hal baru yang orang lain belum tentu bisa menguasai dan sedikit over percaya diri. Teman-teman barunya, pasti menduga dia sulit bersosialiasi. Sebaliknya, bersahabat dengannya, sungguh menguntungkan. Karena dia tipe orang yang tahu membalas budi. Bila kita pernah menolongnya, dia akan membalas kebaikan kita berlipat ganda. Bagi dia,  bersikap satria wajib.
            Memang sih, pemilik bintang ini agak temperamen, keras, sensitif, ekstrovert dan kritis. Nggak perlu menghindarinya, karena bekerjasama dengannya  menyenangkan. Seorang Leo disiplin dalam bekerja. Tidak ada istilah segan menegur, karena merasa teman dekat. Profesional.
            Kekerasan hatinya ternyata bertolak belakang dengan cara dia memandang soal cinta. Laki-laki Leo bisa sangat romantis memperlakukan pasangannya, sedangkan wanita Leo juga senang memanjakan partnernya. Bagi mereka, rasa sayang perlu diwujudkan dengan tindakan nyata, seperti makan malam romantis.

Virgo
Planet: Merkurius
Simbol : gadis
Warna : biru tua
Unsur logam: nikel
Batu: safir
            Suka hal-hal yang praktis, realistis, rajin, dan pemikir, kelebihan bintang yang bernaung di bawah rasi bintang ini.  Bila mengerjakan apa pun, dia bisa mengumpulkan bahan-bahannya dengan sangat detail, karena selalu ingin hasil sempurna. Cenderung perfeksionis, kritis, namun cukup sabar jika menghadapi masalah seberat apa pun.
            Loyalitasnya terhadap keluarga sangat besar. Baginya berkumpul bersama keluarga lebih menyenangkan, daripada berjalan-jalan ke mall dengan teman-temannya. Karena dia suka menarik diri dari keramaian dan tidak banyak bicara, meski sebenarnya dia tipe pemimpin yang baik. Hati-hati bila bekerjasama dengannya. Kadang-kadang tuntutannya terlalu sempurna.
            Seorang Virgo biasa memiliki target tinggi buat dirinya sendiri, sehingga kesannya sangat berhati-hati. Positifnya, meski pun dia memiliki standart tinggi, dia mudah berempati dengan orang yang dia percaya. Ketika sahabatnya butuh bantuan, dia orang pertama yang datang. Selera humornya juga bisa bikin kita senyum.  

Libra
Planet : venus
Simbol : alat pengukur berat / timbangan
Warna : indigo
Unsur logam: bronze
Batu: opal
            Bintang yang dipengaruhi elemen air ini, memiliki bakat populer di mana pun dia berada, supel, berhati emas dan berani mengakui kesalahan yang sudah dia lakukan.  Meski kesannya sedikit arogan, namun dia memiliki banyak teman dekat, karena kesewenang-wenangan musuh utama dalam kamusnya. Kecintaannya pada dunia seni lebih besar daripada hal-hal yang berbau iptek. Pantas, Libra nggak menyukai rutinitas.
            Sesuai simbolnya, berupa alat pengukur berat, bintang yang lebih cocok sebagai pekerja daripada pemikir atau konseptor ini sangat menghargai keseimbangan dalam kehidupannya. Bila ingin mengambil satu keputusan, pasti lama. Sebaliknya, soal cinta, dia bisa sangat romantis dan tidak segan memuja pasangannya.
            Senang tampil rapi, menomor satukan kesehatan, kelebihannya. Dia tidak ingin mengganggu kenyamanan teman-teman di sekitarnya. Plusnya lagi, dia termasuk orang yang tangguh dan pandai menyembunyikan masalah…Tapi ingat, dia bisa sangat marah bila merasa  ditekan, ketika harus mengambil satu keputusan.

Scorpio
Planet : Pluto
Simbol : kalajengking
Warna : merah tua
Unsur logam : baja
Batu : topaz
            Bintang bersimbol kalajengking ini sedikit keras kepala, semangatnya suka meletup-letup bila menghadapi satu masalah, sehingga terkesan emosional. Positifnya, dia memiliki kemampuan menyelesaikan semua kesalahpahaman yang ada di sekitarnya. Dia mempunyai kekuatan buat menghadapi intrik seberat apa pun. Jiwa kepemimpinannya bagus.
            Meski pandai mengendalikan diri dan selalu menonjol di antara teman-temannya, namun seorang Scorpio juga bisa sangat sensitif.  Pemilik bintang ini akan menjadi seseorang yang tegas, sulit diajak kompromi, jika masalah yang dihadapi sudah menyangkut soal persahabatan.
            Penyuka seni yang tidak gampang menyerah bila menghadapi masalah ini, juga memiliki magnet yang membuat lawan jenisnya bisa takluk dan tergila-gila dengannya. Dia selalu tahu, kapan dia dibutuhkan keberadaannya. Momen sekecil apa pun bisa berarti sekali bagi seorang Scorpio…

Sagitarius
Planet : Jupiter
Simbol : busur panah
Warna : biru muda
Unsur logam : besi
Batu : turquoise
            Suka petualangan, datang ke tempat-tempat eksotik dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan, ciri khasnya. Pandai membawakan diri dalam lingkungan mana pun, membuat kehadirannya selalu disukai. Nggak suka memilih-milih teman dan pandai berempati, meski sebenarnya dia juga termasuk orang yang memiliki selera tinggi.
            Kemampuan berpikir dan intuisinya mendukung pemilik rasi bintang ini tidak pernah kesulitan menemukan pekerjaan yang tepat untuk dirinya. Sayangnya, kadang dia terlalu semangat mengawali semua pekerjaannya, namun tidak menuntaskannya dengan sempurna. Moodnya suka hilang di saat-saat terakhir.
            Percaya diri yang berlebihan, bisa mendatangkan masalah besar. Setiap kali dia over pede, pasti semua rencana besarnya hancur berantakan. Untunglah Sagitarius termasuk ulet, meski jatuh, dia bisa menata kembali puing-puing kehancurannya. (steph)

Kamis, 09 Desember 2010

Consequences...


It’s a wonderful day…Sambil ngetik, ngedengerin lagu, saya masih bisa ym-an dengan beberapa kawan. Entah, apa yang sedang dilakukan SBY sekarang. Orang nomor satu di negeri ini. Duduk di ruang kerjanya, sambil menerima tamu, membaca setumpuk paper atau meeting dengan petinggi negara…Saya berani taruhan, isi kepala beliau tidak se-fresh saya. Bayangkan saja, sejumlah tuntutan, protes, bahkan caci maki beliau terima setiap hari…Itu yang kelihatan, sementara tidak sedikit orang kita yang suka “ngrundel” di belakang.
Kasihan. Belum tuntas masalah KPK, Bank Century, Gayus, musibah di beberapa kota, muncul lagi masalah kedaulatan Yogya, tuntutan petani di daerah bencana soal ternak mereka yang dijanjikan akan dibeli pemerintah, …etc. Andai sebuah film, pasti soundtracknya lagu milik Project Pop…Capek deh…capek deh…
He’s only a human being…dia hanya manusia biasa. Ya, memang no excuse untuk sebuah tanggungjawab yang sudah bersedia dia pegang. Jujur, saya pun merasakan hal yang sama, ketika memegang tanggungjawab memegang sebuah rubrik. Anytime…protes, pertanyaan, sanggahan, musti diterima dengan lapang dada. Edisi ini, fotonya banyak salah letak. Teks salah cetak, judul-judul tidak menarik, bahan kurang update, bla…bla…bla…Pusinggg…But, itulah konsekuensi setiap pekerjaan. Tuntutan tanggungjawab, tuntutan tampil sempurna dan memenuhi selera banyak kepala.  
Pernah saya merasa “cemburu” dan gemas melihat anak muda sekarang too much excuse. Contoh sederhananya, ketika saya masih “ngantor” di sebuah penerbitan. Ingin menemui nara sumber, alamat dan nomer telponnya ada yang menyiapkan. Rapat redaksi yang dahulu dikatakan “acara paling sakral” alias tidak boleh absen, kini bisa ditinggalkan. Template menulis standar yang berulangkali dijelaskan, tetap saja dilanggar. Foto tidak lengkap. Sementara saya tidak bisa meninggalkan meja kerja saya seenaknya. Baik atau jelek output yang keluar, redakturnya dulu yang dipanggil. Foto kudu sempurna dan lengkap. Sampai-sampai, ketika rasanya semua masalah terkumpul menjadi bola salju yang siap menghancurkan, saya hanya bisa bilang,…tangan saya hanya dua, saya manusia biasa… hahahaha…Setelah saya pikir-pikir lagi, konyol. Kenapa saya musti mencari-cari alasan buat pembenaran? Ya, silahkan telan bulat-bulat semua resikonya, bila kita sudah bersedia menerima tanggungjawab itu. Tidak mencari-cari pembenaran…
Siap atau tidak, ketika kita mengiyakan suatu pekerjaan, tandanya kita siap menjalankan sesuai porsinya. Kini, saya memang bebas memutar musik keras-keras, menonton televisi dan chatting anytime, tanpa memikirkan siapa yang melayout tulisan saya, bagaimana wujudnya saat sudah dicetak atau bagaimana respons pembaca. Namun hati kecil saya justru merindukan, masa-masa saya musti berkutat dengan segudang tanggungjawab, tuntutan mengejar target untuk bisa sempurna. Karena lewat kritikan, tuntutan, teguran, saya terpacu untuk semakin berhati-hati mengerjakan setiap detail pekerjaan saya. Semua tanggungjawab, jabatan, punya konsekuensi. Kalaupun SBY dan SBY-SBY lain, di”hajar” beragam kritik, termasuk kamu…anggap saja, that’s your concequences…Be happy dengan apa pun yang kita jalani dan miliki. (tx to orang-orang yang sudah “membesarkan” saya…)

Rabu, 08 Desember 2010

PACKAGING...


  Irfan Bachdim, pemain sepakbola bernomor punggung 17 itu, ngedadak ngejebol twitter, facebook, hingga infotainmen. Bukan gara-gara Timnas Indonesia mengalahkan Malaysia, Laos dan Thailand dengan angka spektakuler di piala AFF Suzuki, but karena ganteng…(kata puluhan ribu followernya). Nggak beda jauh dengan nama Jack Hanafie peserta Indonesia Mencari Bakat2 di Trans TV yang tiba-tiba diomongin di twitter. Meski sebenarnya permainan gitar dan vokalnya memang layak diperhitungnya, followernya lebih dahulu “jatuh hati” karena he’s so cute. Mmm…dua cowok ini mengingatkan saya, pentingnya “packaging” atau kemasan. Everything looks good di luar, meski we don’t know…seperti apa isinya.
            My ex boss, sekaligus guru saya pernah mengajarkan, bagaimana menarik our reader, serta membuat mereka menghargai karya kita. Beliau mengibaratkan, buah kesemek yang disusun sedemikian rupa dalam mangkuk kristal, dibanding buah kesemek yang berada dalam mangkuk biasa. Nilai buah menjadi “plus”, berkelas. Meski intinya, sama-sama kesemek. That’s it...Ide kita bisa luar biasa brilyan, karya kita spektakuler, namun ketika kita tidak mampu mengemasnya dengan sempurna, nggak akan ada yang memberi nilai lebih. Boro-boro, ngelirik…
            Soal karya, bolehlah…Memang kita tidak bisa asal, mengerjakan apa pun. Musti detail, jelas, serta tuntas. Menurunkan sebuah tulisan di media cetak yang pernah membesarkan nama saya misalnya, saya musti detail, lengkap, hingga lay out akhirnya pun ikut mengawal. Bukan sok mencampuri departemen lain (produksi), namun kita juga musti bertanggungjawab dengan kemasan yang kita buat. Tulisan sebagus apa pun, percuma. Bila tampilan lay out di majalah, asal. Atau…foto tidak mendukung, huruf banyak yang salah cetak…Namun, bagaimana soal relationship? Soal profesionalisme kerja? Hubungan antar manusia? Mustikah kita melihat dari sisi packaging dahulu?
Nggak fair? Yup! Saya sering bersinggungan dengan mereka yang punya kacamata sempit. Seorang manager group band yang lagi naik daun (kala itu), menganggap saya main-main. Bahkan dengan pongahnya, dia minta KTP saya…Namun saat dia membaca status saya mahasiswa…mmm, dia langsung berubah sikap. (**** mungkin dia beranggapan, saya tidak sekolah? Atau…hanya pemburu artis yang suka minta foto bareng dan ngerecokin?)
 Suatu siang, ketika makan di sebuah foodcourt langganan saya…tiba-tiba waitress yang “biasanya” cuek, bahkan saya perlu berulangkali order, begitu ramah menyapa. Mereka dengan semangat bolak balik ke meja saya, menawarkan menu baru atau bantuan yang lain. Mengapa mereka sangat berbeda hari ini? Pikir saya… Ouch! Gara-gara, kemarin profil saya muncul di edisi minggu sebuah harian di kota kelahiran saya itu. Dasar!
Panas. Ketika teman saya diterima bekerja di sebuah majalah remaja (long time ago), sementara lamaran saya tidak diterima. Jam terbang saya dan dia, jauh. Saya sudah bertahun-tahun menulis di beberapa media cetak. Usia kami sama…status kesarjanaan kami, sama. So what? Kemasan lagi? Ops…saya langsung berpikir negatif saat itu…Ya, iyalah…dia memang proporsional badannya dibanding saya yang “nggak jelas”.
Yup…itu masa lalu. Saya beri dua ibu jari saya, buat orang yang mau menerima saya bukan dari kemasan yang kelihatan pertama kali, tapi dari isi yang saya bawa. But, packaging memang penting. Lepas dari fair atau unfair…Justru dengan tantangan soal kemasan ini pula yang bikin saya makin though, makin kebal…hehehehe…
It’s up to you, gals…Mau menilai seseorang dari packagingnya duluan, atau isinya…(special thanks to everyone yang menerima gw seperti apa adanya gw…)

TOP 5 HORROR TOUR


COCOK BUAT UJI NYALI
            Legenda tentang tempat-tempat berhantu atau adanya roh gentayangan akibat kebengisan sesama manusia, sering kita dengar. Namun beberapa tempat di dunia ini, tercatat memiliki sejarah mengerikan, hingga masuk dalam lokasi wisata paling mengerikan di dunia karena banyak penampakan dan kejadian aneh di sana. Ingin menguji keberanian anda? Agendakan saja salah satu tempat ini sebagai tujuan wisata anda, karena kini pemerintah setempat sudah membukanya untuk umum. Tapi ingat…jangan coba-coba berangkat seorang diri ya!

Kamp Konsentrasi Autschwitz, Birkenau-Polandia
            Kekejaman perang memang menyisakan penderitaan bagi siapa pun, termasuk korban penyiksaan yang akhirnya menjadi roh gentayangan. Orang-orang tidak berdosa, masyarakat sipil yang berasal dari Polandia dan Yahudi, tewas mengenaskan di kamp yang beroperasi Mei 1940 sampai 1945 dalam masa pemerintahan Hitler ini, karena menghisap gas beracun. Mereka dianggap musuh negara, maka harus dimusnahkan. Sadis. Ya. Awalnya sebuah kamar mayat di krematorium yang ada di Autschwitz diubah menjadi kamar ga.
Lebih dari 3 juta manusia, tewas karena dibakar hidup-hidup atau keracunan dalam kamar gas. Prosesinya mudah. Mereka dikumpulkan dalam satu ruangan, lantas aliran gas dibuka. Cukup 20 menit saja, semua orang yang ada dalam ruangan itu, mati lemas. Nggak berhenti di situ saja, mayat mereka dibawa ke ruang bawah tanah. Lantas dimasukkan dalam oven, dibakar hingga menjadi abu. Kebiadaban Hitler ini sangat mengerikan dan menghantui hingga kini.
Bila ingin wisata horor di tempat ini, sebaiknya pikiran kita tidak sedang kosong. Terbukti banyak turis yang tidak kuat melanjutkan perjalanan melihat-lihat beberapa ruangan di bangunan ini. Mereka merasakan ada kekuatan gelap yang membuat kesadaran mereka melemah. Tanpa sadar, ada “tangan” tak dikenal meraih tangan mereka ketika berjalan di lorong yang menghubungkan satu ruangan dengan ruangan lainnya. Sesekali juga terdengar rintihan orang kesakitan atau bisikan menyeramkan…
Para pendatang juga sering kelihatan tiba-tiba menangis sambil berlarian di sepanjang lorong, tanpa sebab yang jelas.  Aroma kematian seperti tercium di tiap sudut. Sampai-sampai, tak ada binatang seperti burung, kupu-kupu atau apa pun di sekeling bangunan itu, meski pohon-pohonnya rindang dan subur. Benar-benar, seperti tempat “pemakaman”.   Beberapa paranormal yang datang, tidak mampu menjelaskan misteri itu. Namun bukti otentik terlihat dari bayangan putih yang tertangkap kamera wisatawan. Mmm…kamu berani mencoba berjalan-jalan ke sana?

Whitechapel/Spittalfields, Inggris
            Pernah mendengar pembunuh misterius Jack the Ripper yang sampai detik ini belum berhasil ditangkap? Kabarnya, daerah Whitechapel/Spittalfields, sebelah timur London atau kawasan Tower Hill ini memiliki banyak bangunan bersejarah.
Ketika masih dalam abad kegelapan, wilayah itu merupakan pemukiman orang etnis Anglo dan Yahudi yang pekerjaannya sebagai rentenir. Tempat perjudian, pelacuran, berkembang di sini. Berbagai tindak kejahatan pun sering memakan korban. Seperti tahun 1888 ketika sejumlah korban pembunuhan brutal ditemukan. Korban-korbannya dimutilasi secara rapi, lantas dibiarkan berserakan di lorong jalan. Herannya profesi korban, sebagian besar adalah wanita tuna susila.
            Masyarakat setempat tidak berhasil menemukan siapa pelaku pembunuhan berantai itu, hingga muncul tokoh misterius, Jack the Ripper. Pembunuh legendaris ini diduga seorang dokter. Namun beberapa pengamat menduga pelaku pembunuhan itu adalah cucu Ratu Victoria, Pangeran Albert Victor. Bila ingin menguji keberanian kita, boleh kok berjalan-jalan di sepanjang lorong-lorong, tempat korban mutilasi ditemukan. Kamera turis yang datang, sering menangkap ada bayangan aneh yang menyertai mereka selama perjalanan. Uniknya, pemerintah setempat  menggunakan tempat ini sebagai salah satu tempat tujuan wisata. Bbbrrr…

Kamp Eksperimen Harbin-Cina
            Satu lagi salah satu bukti kekejaman masa pemerintahan Hitler, Unit 731 Kamp Eksperimen yang ada di Harbin, Manchuria Cina. Bila kamp konsentrasi yang ada di Polandia, korbannya mati di kamar gas, kamp ini merupakan tempat uji coba senjata biologis. Obyeknya ya…manusia! Semua tawanan jangan berharap bisa menghirup udara bebas lagi, karena mereka akan digunakan sebagai kelinci percobaan. Sebagian besar berasal dari Manchuria dan Jepang, tahanan dari perang dunia ke dua.
            Selain menjadi obyek percobaan bagi senjata biologis, mereka juga ada yang disuntik virus antrax, kolera dan pes.  Bayangkan, penderitaan korban. Mereka mati dengan perlahan-lahan dan tersiksa. Tidak heran, bila tempat yang sudah dibuka buat wisatawan dan peneliti ini, sangat menyeramkan. Beberapa paranormal pun menganggap sering terlihat hantu berkeliaran di tempat itu. Konon, mereka yang mati penasaran, sangat agresif. Suara mereka yang mendirikan bulu roma, membuat siapa pun yang datang, berpikir ulang buat kembali. Namanya juga manusia, rasa ingin tahunya tinggi. Bila belum mencoba, manusia pasti masih tidak percaya. Makanya, sampai detik ini masih banyak turis bertandang ke tempat ini.  Beberapa Camera Man TV pun sering mengalami kejadian aneh, seperti lampu mereka mendadak mati, alat mereka macet atau beberapa penampakan tertangkap kamera.

Kastil Dracula, Wallachia Transylvania-Roma
            Ingin bertandang ke kediaman dracula, makhluk penghisap darah manusia? Coba saja uji keberanian dengan menyambangi kastil yang dipercaya merupakan “rumah” dracula, di pegunungan The Carpathian Mountain di kawasan Wallachia, Transylvania. Pegunungan yang dikelilingi hutan pinus ini, berada di sebelah selatan Romania dan sebelah utara, Serbia dengan pemandangan yang luar biasa. Nggak heran, turis dan ilmuwan, sering menghabiskan waktu dengan bertualang ke tempat ini.
            Anehnya…kastil dracula ada di lereng pegunungan itu  kini, sulit dicapai manusia, karena tidak ada jalan utama atau jalan setapak. Walaupun sering tertimpa badai dahsyat, hingga tahun 1974, puri itu masih tegak berdiri. Tak jelas, siapa “penghuni” sebenarnya yang berada di tempat terisolir itu. Konon, ketika kita mendekati wilayah ini saja…semua peralatan elektronik,  radio, atau alat komunikasi apa pun langsung eror. Hiii!
            Percaya atau tidak, bangunan ini sebenarnya salah satu kastil milik Vlad Dracul  ayah dari Vlad the Impaler, manusia yang diyakini punya kaitan dengan dracula. Beliau yang lahir tahun 1430 dan meninggal tahun 1477, memerintah wilayah Wallachia dan dikenal sebagai Prince of Wallachia.

Pennsylvania – Amerika
            Perang saudara antara tentara Union melawan tentara Konfederasi tahun 1863, menyebabkan banyak korban. Beberapa prasasti dan senjata, bisa kita temukan di sini. Namun jangan terkagum-kagum dengan banyaknya monument saja, karena roh mereka yang gentayangan juga sering menghantui pendatang yang mengunjungi kawasan Gettysburg, Pennsylvania ini. Pantas saja, kota ini populer sekali dengan julukan kota hantu. Bayangkan saja, ketika kita melintas di wilayah ini malam-malam, tiba-tiba ada prajurit perang lengkap dengan atributnya, lewat tidak jauh dari tempat kita berada. Bahkan ada yang melihat hantu George Washington!
            Penasaran? Lihat saja hasil penelitian Mark Nesbitt, seorang paranormal yang menulis buku Ghost of Gettysburg. Dia tidak hanya menulis hasil temuannya itu, tapi juga mendokumentasikannya dalam bentuk film documenter.  Mmm…hantu bisa eksis juga ya.
            Agar suasana serem makin terasa, paket wisata yang ditawarkan di kota ini juga menggunakan berbagai media. Salah satunya dengan jalan-jalan tengah malam dengan diterangi bantuan lilin saja! Mengerikan, pasti. Apalagi beberapa paranormal dan masyarakat setempat sudah membuktikan, mereka melihat penampakan sering ditemui di beberapa jalan dan lorong yang ada di Gettysburg.  Selain itu, berbagai kejadian aneh juga bisa ditemui di kampus College of Pennsylvania yang ada di kawasan ini. Dahulu bangunan itu merupakan kamar mayat. Erangan prajurit yang meregang nyawa juga sering terdengar, sangat memilukan! (steph)

Sabtu, 04 Desember 2010

Be Positive


            Siang ini, sebuah message di wall Facebook saya membuat saya tertegun. Damn! Bener juga kata teman saya, Bening. Kata-kata bijak yang saya sadur di status saya, bukan saya dengar dari acara Golden Ways-nya Mario Teguh. But…dari message yang tertulis di kamar kecil, kantor tempat saya dahulu bekerja… Isinya: “Berpikirlah positif, maka hal positif akan datang padamu.”
            Pesan singkat itu memang tertulis di sehelai kertas yang ditempelkan di balik pintu toilet. So, setiap kali saya ke kamar kecil, pasti melihat dan membaca message yang kelihatannya sepele itu. Kenyataannya? Dahsyat bener, artinya. Tanpa sadar, saya suka berpikir negatif duluan dalam hal apa pun. Soal relationship, misalnya. Ada ketakutan akan ditinggalkan, dibohongi, dicurangi, diomongin, etc…Masalah pekerjaan, muncul praduga akan jelek hasilnya, tidak disukai orang lain, dicela, …bla..bla…bla.. Pikiran negatif juga selalu muncul ketika saya bertatap muka dengan orang-orang yang bahasa tubuhnya “menurut saya”, tidak menyenangkan.
            Belajar dari pesan singkat itu, saya mencoba berpikir positif. Andaikan saya berpikir negatif duluan, pasti saya hanya akan terbelenggu oleh ketakutan-ketakutan saya sendiri. Teman-teman, keluarga, orang-orang di sekitar saya, pasti juga akan segan “mendekati” saya. Mereka pun tidak bisa memberi penilaian positif tentang saya, karena istilahnya belum kenal saja sudah pasang wajah kenceng!  Sekedar catatan, message sederhana itu pun membuat saya belajar menghargai masalah sekecil apa pun.
           

Jumat, 03 Desember 2010

Gerimis di Hati Stephie


Maaf. Judul ini sebenarnya pernah digunakan senior saya, Budi Maryono atau Nora Umres dalam salah satu novelnya. Entah, apa yang harus saya katakan, ketika hari ini saya melihat beberapa foto Bapak Darmanto Jatman, budayawan dan penulis senior angkatan Alm. WS Rendra dan Alm. Umar Khayam. Seluruh rambutnya memutih, terduduk di kursi roda, …bahkan pedihnya lagi…beliau dikabarkan sulit mengenali orang-orang yang datang. Bahasa beliau pun kacau. Ingin rasanya, detik ini saya bisa terbang ke Semarang. Ingin rasanya, saya menggenggam erat tangannya dan berkata…”Terima kasih, pak… Saya rindu wejangan-wejangan Bapak.”
Beliau bukan hanya pernah menjadi dosen, ketua jurusan, pimpinan redaksi Koran Kampus Manunggal yang ikut menempa saya, namun juga bapak yang suka menyentil anak-anaknya dengan ledekan-ledekannya yang mencerdaskan kami. Saya ingat, setiap kali koran kampus kami menulis terlalu tajam, hingga pihak rektorat menegur dan memanggil beliau…Pak Dar hanya tertawa. Beliau menegur redpel kami dengan bercanda. Beliau seakan memahami, ya..beginilah mahasiswa, kadang dianggap terlalu vokal.
Meski  karya beliau tak terhitung, tapi Pak Dar masih mau menyempatkan diri “ngumpul” bareng kami setiap raker atau rapat redaksi. Tongkrongannya pun sangat sederhana. Sepatu sandal, tas slempang dari kulit, menjadi salah satu ciri khas Pak Dar. Saya ingat betul, ketika suatu hari harus mewawancarai beliau untuk sebuah penerbitan di Semarang. Grogi, speechless…!!  Padahal hampir setiap hari saya bertemu beliau di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), kantor redaksi.
Beliau juga sangat disegani di jurusan kami, Ilmu Komunikasi Fisip Undip… Banyak mahasiswa senior saya mengatakan, beliau termasuk pembimbing skripsi yang “sulit”. Ah…pendapat masing-masing orang berbeda, boleh saja kan. Yang jelas…saya tidak pernah melihat atau mendengar beliau menghardik mahasiswa atau marah-marah. Selalu semua hal beliau tanggapi dengan senyum…*** ya, meskipun kadang sambil mengomel….
Saya sangat menyadari, waktu tidak bisa dihentikan. Saat ini pun, saya merasa semakin sepuh…emosi dalam tulisan saya, gerak gerik, bahkan pikiran pun tidak setangkas beberapa tahun yang lalu.  Bila Pak Dar, semakin sulit berkomunikasi, saya tidak bisa berkata apa-apa. Bibir saya kelu…Hati saya sedih…Hari ini, mungkin saya masih berdiri sehat, tapi  saya juga tidak tahu apa yang akan terjadi dengan diri saya…satu, dua, tiga atau sekian tahun ke depan. Saya hanya bisa berdoa,  all the best buat Pak Darmanto yang pernah saya kenal (dan tidak akan saya lupakan)…Saya bersyukur bisa belajar banyak dari beliau. Terima kasih, Pak Dar…