Minggu, 02 Januari 2011

SECOND CHOISE...


            Pagi yang sempurna. Secangkir kopi plus roti isi selai strawbery. Cukup untuk mengganjal perut, hingga waktunya makan siang nanti. Sambil cek email, mengupdate status Facebook, membaca pesan di twitter dan mengumpulkan bahan tulisan. Mmm…kali ini, saya ingin “jalan-jalan” ke mana ya?
            Ingat deadline tulisan untuk rubrik Jalan-jalan, saya hanya bisa nyengir. Tertawa dalam hati. Kasihan deh gue, hanya bisa mendeskripsikan travelingnya orang lain. Bukan petualangan gue sendiri…Ingin rasanya, saya berdiri di depan Gereja St. Basil, Rusia. Naik gondola di Venesia, berfoto-ria di depan Eiffel atau bermain-main di kebun Tulip, Belanda. Tapi ya…sudahlah, saya hanya bisa menceritakan jjs-nya orang lain. It’s okey…I’m happy for that. Bersyukur, toh saya bisa ngebayangin indahnya negara-negara itu. Bersyukur, meski hanya dua negara yang bisa saya kunjungi (itu pun disponsori oleh penerbitan tempat saya bekerja dulu). Melbourne Australia dan Singapore, toh saya serasa tahu banget negara-negara lain.
            Yup, saya suka traveling. Namun gerak saya terbatas, ya…akhirnya, menulis traveling-nya orang lain. Kocak juga, saya kadang harus kompromi dengan pilihan kedua. Nggak bisa jalan, ya..menulis jalan-jalan.
            Waktu kecil, saya suka musik. Saya ingin memiliki gitar atau satu set drum. Impian saya kandas, setelah tahu, belajar musik itu mahal. Bayar kursusnya, beli instrumennya…Bbeuhh! Ya sudahlah, nggak bisa main musik…saya menulis musik saja. Saya cukup terhibur, bisa ngobrol dengan musisi-musisi, nonton konser dan ngebahas album mereka.
            Waktu kecil (lagi!), saya pemalu. Nggak pede-an. Nggak ngetop, nggak aktivis, nggak siapa-siapa. Suara saya, siapa sih yang peduli? Itu my opinion saat itu… Akhirnya, saya bersyukur bisa “ngomong” dengan banyak orang lewat tulisan-tulisan saya yang dimuat di media cetak. Saya masih berseragam putih abu-abu kala itu, tapi mahasiswa, orang kantoran, bisa membaca kata hati saya di harian yang memuat tulisan-tulisan saya. Thanks God!
            Tahun lalu, langkah terberat menurut saya yang harus diambil yaitu resign dari kantor tempat saya bekerja. Sebelas tahun, it’s not easy for me.  I love my job.I love all of my friends. But, ya sudahlah…lagi-lagi saya harus mengambil pilihan kedua. Saya tetap bisa menulis, meski ngerjainnya di rumah. Teknologi memudahkan kita berkomunikasi dan bekerja, tanpa harus terlalu banyak mobile.  Yang penting, tidak ada istilah “berhenti” untuk menulis. Nggak bisa lagi menulis tulisan yang membutuhkan laporan pandangan mata langsung, ya…its okey. Saya berusaha memperbanyak fiksi, tulisan dari browsing, interview-interview…Intinya, tetap ada pilihan kedua.
            So… the point is, saya sadar setiap mengambil keputusan, saya selalu dihadapkan dengan alternatif kedua. Saya tidak bisa berhenti begitu saja, hanya karena pilihan pertama, kandas. Makanya saya terheran-heran, waktu saya masih bekerja di media remaja, tidak sedikit abg “memaksakan” diri ingin menjadi model. Tanpa sadar, mereka harus memilih alternatif kedua.
`Berulangkali ikut pemilihan, kalau memang tidak memenuhi standart, ya sudahlah. Bagus menurut kacamata kita, belum tentu bagus menurut kacamata orang lain. Pernah juga seorang abg sharing ke saya, dia berobsesi menjadi announcer radio. Hingga lulus kuliah, kursus-kursus, pun belum berhasil. Tetap saja dia keukeuh, cari job sebagai announcer. Oh My God…mau sampai kapan? Mengapa tidak mencoba bagian programming, copy writer, toh masih dalam lingkungan broadcast.
Langkah saya terbatas, saat ini. Tapi otak saya sudah menjelajah beberapa negara. Nama saya tidak sepopuler Raditya Dika atau Arswendo Atmowiloto, tapi setidaknya ada orang-orang yang pernah membaca tulisan saya. Second choise, lebih baik…daripada kita menunggu atau bahkan do nothing.
           

Sabtu, 01 Januari 2011

WHEN WE HAVE NO CHOISE...


            Happy new year! Tayangan backpacker di TVOne siang ini, menggiriskan hati saya. Yulika Satria Daya, host acara itu menunjukkan tempat pembantaian rakyat tidak berdosa di kawasan Beirut, Lebanon. Mereka korban perang saudara. Rumah-rumah yang dindingnya bolong-bolong, bekas bombardir senjata, masih dibiarkan begitu saja.
Kawasan kumuh lainnya, ada di kamp pengungsian rakyat Palestina. Mata pencaharian mereka hanya berdagang, seperti sayur, buah-buahan, kebutuhan pokok. Mereka dilarang bekerja di kantor swasta atau negeri oleh pemerintah Lebanon. Guratan lelah, pasrah, kelihatan di wajah mereka. Saya sempat berpikir, apakah mereka memiliki pilihan? Mengapa mereka memilih tinggal di Lebanon? Mengapa mereka menjadi warga Palestina yang selalu berada di tengah konflik?  Mereka tidak punya pilihan. They have no choise…
              Pepatah sering mengatakan, hidup adalah sebuah pilihan. Mau sukses, semua impian tercapai, ya usaha…tekun, kerja keras. Ingin nyantai, tidak dikejar target dan sedikit “berkeringat”, ya…silahkan. Asal jangan berharap, kita memperoleh apa yang diimpikan. Istilah Jawa-nya, monggo kerso…Terserah. Wong kita juga yang ngerasain hasil akhirnya. But, andaikan…kita tidak diberi pilihan, bagaimana?
            Saya yakin, andai boleh memilih, pengungsi Palestina yang tinggal di Lebanon itu ingin menjadi warga di sebuah negara yang merdeka, aman, nyaman, tidak ada suara desingan peluru setiap waktu…Mereka bisa berkumpul dengan orang-orang yang mereka cintai, bekerja sesuai bakat dan kemampuan mereka, …Lantas, bagaimana dong ketika pilihan untuk kita tertutup?
            Bersyukur. Keep survive, be though…Terima saja, apa pun yang sudah kita miliki. Enjoy saja…Lakuin, apa yang masih bisa kita lakuin. Negeri kita belum sebersih dan disiplin Singapore, ya…nikmati. Lakuin yang bisa kita lakuin, …for example: tertib lalu lintas, nggak slebor buang sampah atau ngerokok di sembarang tempat. Listrik dan air di negeri ini masih suka ngadat, ya…kita rajin kontrol pemakaian lampu di rumah, hemat air. Hal sekecil apa pun, kita bisa awali dari rumah kita sendiri. Bukan malah sebaliknya, mengumpat setiap hari, but kita nggak ngelakuin apa-apa…
            Enjoy dan syukuri dengan apa pun yang kita miliki. Lebih enteng, rasanya. Ketimbang setiap hari protes, mengumpat, mencari kambing hitam, etc. Rumah kita ada di pinggiran kota, kecil, sampai-sampai tidak memiliki teras untuk bersantai…ya nikmati. Bersyukur, kita memiliki rumah. Bersyukur, kita tinggal bersama orang-orang yang kita sayangi. Bersyukur, meski kecil tapi tidak was-was karena ancaman banjir misalnya…Jaga yang sudah kita miliki, bukan malah mencari-cari lagi dan menyalahkan situasi…

TEBAK KARAKTER LEWAT SHIO


DIBALIK PERSETERUAN TIKUS DAN KUCING
            Astrologi yang biasa kita kenal dipengaruhi oleh rasi bintang. Watak seseorang, keberuntungan, jodoh dan pantangannya pun sering dikaitkan dengen zodiak. Namun Cina memiliki penanggalan berbeda. Mereka menyebutnya shio yang diambil dari bahasa dialek Hokkian, sheshio. Sistem penanggalannya menggunakan hewan untuk melambangkan dua belas cabang bumi.  Bagaimana misteri di balik penentuan urutan shio yang dikaitkan dengan tahun kelahiran?
            Konon, ketika manusia belum mengenal waktu, mereka kebingungan memikirkan  cara memberi tanda waktu yang sudah mereka lalui. Sang Dewa Langit pun kasihan. Beliau turun menemui seluruh binatang yang ada di bumi, sekaligus mengumumkan sayembara akan dipilih 12 jenis binatang yang dijadikan raja setiap tahun sekali. Syarat lomba? Mereka harus bisa menyeberangi sungai menuju istana dewa. 
            Sebelum pertandingan digelar, kucing dan tikus berunding. Mereka sepakat, bekerjasama dengan kerbau. Akhirnya, perlombaan pun dimulai. Saat menyeberang sungai, tikus dan kucing dibantu kerbau. Namun sayangnya, tikus licik. Dia mendorong kucing ke sungai, ketika mereka sedang berada di tengah-tengah sungai. Kucing pun gagal, kembali ke daratan. Sedangkan keculasan tikus berlanjut… Ketika mendekati garis finish, dia melompat dari punggung kerbau. Otomatis, dia menjadi binatang pertama yang masuk finish. Akhirnya, sesuai janji raja, urutan hewan yang masuk garis finish dijadikan urutan shio, diawali dengan tikus, kerbau dan seterusnya.
Percaya atau tidak, tikus sampai sekarang takut setiap kali bertemu dengan kucing.Mungkin ingat kecurangan yang dilakukan nenek moyang mereka kali ya…  Masing-masing shio ini juga dianggap mewakili sifat dasar manusia yang lahir pada waktu urutan mereka. Legenda Cina pun percaya, sifat manusia tercermin dalam sifat 12 binatang ini. Gimana saja karakter, jodoh dan tokoh yang mewakili shio mereka? Kita lihat saja:

Tikus
Tahun kelahiran 1912, 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008, 2020
            Binatang pengerat ini memang ditakuti karena dianggap suka membawa penyakit. Kediamannya di selokan, tempat sampah, kumuh. Namun bila dikaitkan dengan astrologi Cina, binatang ini menjadi simbol shio yang membawa keberuntungan. Penghibur yang baik, pandai membawakan diri, suka melestarikan tradisi yang sudah ada dan cerdas. Setiap ada masalah, geraknya cepat. Dia pandai mencari jalan keluarnya, tanpa banyak ribet.
            Sesuai sifat alami tikus yang lucu, sahabat yang baik dan menyenangkan, pemilik shio tikus juga terkenal baik, ramah, tidak suka membeda-bedakan teman-temannya dan ringan tangan.  Feelingnya tajam. Dia tahu, oeang-orang di sekitarnya sedang bahagia atau sedih.
            Sisi negatifnya, shio ini juga sering lupa diri soal uang. Dia mudah terlena oleh kebendaan, sehingga tidak pandai menyusun skala prioritas dalam hal keuangan. Alias, sering kebobolan.  Dua sisi mata uang yang berbeda. Tikus mudah sekali dicintai, namun sisi lain sebagai rekan kerja yang suka teledor jika sudah berkaitan dengan nominal, dia bisa sangat dibenci. Pasangan yang cocok untuknya: naga atau monyet.  Public figure yang bershio tikus, antara lain: George HW Bush, Antonio Banderas, Zinedine Zidane, Gwyneth Paltrow.

Kerbau
Tahun kelahiran: 1901, 1913, 1925, 1937, 1949, 1961, 1973, 1985, 1997, 2009
            Pas banget dengan penampilan kerbau…Pemilik shio ini keras kepala, agak emosional alias gampang marah, perfeksionis, namun dia juga pekerja keras dan jujur. Kerasnya mereka membuat orang-orang di sekitarnya suka merasa terlalu diawasi dan ditekan, untuk hasil sempurna. Padahal maksud hati kerbau, positif. Irama kerjanya saja yang kadang dirasakan terlalu cepat, bagi semua partner kerjanya.
            Karakternya yang kuat memang mendukung kerbau menjadi pemimpin. Dia memiliki perencanaan hebat dan detail. Setiap pekerjaannya selalu terencana, sempurna. Targetnya tinggi. Mereka tidak pernah lelah menghadapi kegagalan. Hal kecil sedetail apa pun tidak pernah mereka lewatkan.
            Keseriusan kerbau dan keras hatinya, membuat dia dianggap kurang bergaul. Sangat introvert, malah… Parahnya lagi, mereka cuek sekali dengan pendapat orang lain. Mereka tidak khawatir dianggap jelek. Sebenarnya sih, kerbau suka merasa tertekan dan kesepian. Obat ampuh untuk mengembalikan keceriaannya ya…keluarga. Buat dijadiin pasangan hidup, pemilik shio kerbau penyayang, sabar dan sangat melindungi. Dia boleh dipercaya kesetiaannya.  Pasangan yang cocok untuk Kerbau adalah Ular atau Ayam. Selebriti yang bershio kerbau, seperti: Meg Ryan, Jim Carrey dan Anthony Hopkins.

Macan
Tahun kelahiran 1938, 1950, 1962,1974, 1986, 1998
            Pemilik shio ini mempunyai bakat menjadi pemimpin. Tegas, pandai membagi tugas dan mencari solusi dalam menghadapi tiap masalah. Meskipun mereka friendly dan suka berteman, tapi dia juga suka menyendiri. Ambisinya besar untuk menjadi yang terbaik. Nggak heran, bila seorang bershio macan bisa menghabiskan sebagian hidupnya hanya untuk pekerjaan.
            Hatinya sebenarnya baik. Hangat dan menyenangkan. Dia juga tidak segan menolong dan membela siapa pun yang dia anggap benar. Keras dan gahar, tapi baik hati. Masalahnya, dia juga memiliki kemampuan mengecoh orang-orang di sekitarnya. Moodynya sulit ditebak. Si macan, bisa marah kapan pun bila ngerasa tersinggung atau terdsak. Mereka bisa nekad dan nggak menggunakan basa basi lagi. 
            Kelembutan dan kesabaran, dia butuhkan. Apalagi soal kesetiaan, nomer satu… Pasangan yang bisa nyambung dengannya, musti bersabar dengan keras kepalanya. Kadang kelakuan ekstremnya, juga bikin mereka yang ada di dekatnya, kabur. So, pasangan yang cocok untuknya, kuda atau anjing.  Seleb atau tokoh yang bershio macan, seperti: Tom Cruise, Leonardo DiCaprio, Ratu Elizabeth II, dan Stephen Chow.

Kelinci
Tahun kelahiran:  1939, 1951, 1963, 1975, 1987,
            Simbol shio ini memang binatang yang imut, lucu, lincah, dan menggemaskan. Aslinya nih, mereka yang bernaung di bawah shio ini pemalu dan atraktif. Kelakuannya kadang mirip kelinci. Suka berteman dan memiliki keluarga besar. Nalurinya selalu menjaga orang-orang yang dia sayang, besar. Karena besarnya, dia bisa sangat posesif, meski romantis dan sensitif. Dia juga sering merelakan dirinya sendiri, demi keselamatan dan kebahagiaan orang lain. Untung saja, kebaikannya itu selalu mendapat balasan positif. Kapan dan di mana pun mereka berada, selalu banyak yang mendukung.
             Kelihatannya santai dan always ceria. Tapi sesungguhnya, kelinci shio yang mudah patah semangat. Dia butuh orang yang setiap saat bisa menyakinkannya. Tanpa dukungan itu, dia mudah gagal. Lembut hatinya, membuat pemilik shio ini gampang sedih,  menyerah ketika diajak adu argumen dan pesimis. Agak lamban dan membuang-buang waktu, setiap menghadapi konflik. Dia lebih suka mengulur waktu daripada menghadapinya langsung.
            Pemilik shio ini membutuhkan mitra kerja yang jujur dan idealis. Karena dia mudah sekali dimanfaatkan orang. Nggak tegaan dan pemaaf. Meski jelas-jelas dimanfaatkan, dia bisa dengan mudah memaafkan. Kelembutan hatinya juga membuat si kelinci lebih suka berdiam diri di rumah, berkumpul bersama orang-orang yang dia sayangi, daripada jalan nggak jelas dengan rekan-rekan kerjanya di luar.  Pasangan yang cocok untuknya: babi dan kambing.  Selebriti bershio kelinci, seperti:  Brad Pitt, Michael Jordan,  Angelina Jolie, dan Jet Lee

Naga
Tahun kelahiran  1940, 1952, 1964, 1976, 1988.
            Kabarnya, pemilik shio naga ini merupakan shio yang selalu menemui keberuntungan dalam hidupnya. Tangguh dan pantang menyerah ketika menghadapi masalah. Cerdas, murah hati, tetapi keras kepala. Semua keinginannya, musti terwujud. Positifnya, mereka juga memiliki kharisma, selalu menjadi pusat perhatian di mana pun dia ada, serta jago banget mempengaruhi orang lain untuk mengikuti kemauannya. Dia bukan pendengar yang baik, namun dia mampu membuat orang lain betah berlama-lama untuk memperhatikan apa yang dia omongin. Nasehatnya selalu dipercaya, ampuh.
            Sisi lain, ego naga besar. Bakat alaminya untuk menjadi penguasa, besar. Baginya, kekuasaan utama. Oportunis. Uang bukan segalanya, tapi kekuasaan mutlak. Mereka tidak pernah mau berada dalam posisi kalah.
            Sebagai pemimpin, orang nomor satu dalam komunitasnya, pemilik shio naga tahu betul bagaimana menjadi pejuang yang baik. Dia tidak segan, jatuh bangun hanya untuk menggapai obsesinya. Hati-hati bila mengajak mereka berkompetisi! Mereka bisa membakar kamu, habis. Keberhasilan dan kepemimpinan yang selalu dia pegang, membuat naga sulit toleransi dan suka mengampangkan masalah. Padahal dia perlu banyak belajar dari hal kecil yang bisa menjadi besar…
            Pasangan cocok untuk naga, monyet atau tikus.  Soal cinta, pemilik shio ini pandai membuat lawan jenisnya tergila-gila. Namun ketika mereka mulai benar-benar jatuh cinta, kemauan keras si naga, susah banget ditentang. Ya, namanya juga waktu pendekatan. Kelihatannya mulus dan baik, setelah itu…Public figure yang bershio naga:  Bruce Lee, Keanu Reeves, Sandra Bullock, dan Ronaldo. 

Ular
Tahun kelahiran  1941, 1953, 1965, 1977, 1989.
            Serem… geraknya gesit, patokannya mematikan. Namun itu hanya binatang aslinya yang tinggal di alam bebas. Namun sesungguhnya shio ular pandai berdiplomasi, sangat supel dan populer. Meski introvert, dia punya rasa sosial yang tinggi. Instingnya soal bisnis, tajam. Soal uang, selalu menemui keberuntungan. Standar hidupnya pun tinggi. Mereka pandai mengelola uang mereka. Waktu kosongnya mereka habiskan dengan membaca buku atau duduk di depan televisi. Ya, pemalas. Padahal mereka tidak berdiam diri. Mereka suka menganalisa apa pun yang akan mereka kerjakan. Nggak gegabah!
            Hati-hati, bila kamu termasuk pacar yang posesif. Dia pandai menggoda lawan jenisnya. Sedikit pecemburu dan instingnya kuat. Dia tidak suka bergantung pada orang lain. Semua peluang bisnis, dia kuasai. Maklum, ular sebenarnya juga termasuk pekerja keras dan cerdas. Nalurinya bagus. Sebagian besar, hasilnya pasti dahsyat. 
            Murah hati, lembut dan mudah berempati dengan orang lain, membuat sosoknya gampang dicintai. Namun jangan sekali-kali mengecewakan dia dengan berkhianat. Dia paling benci dibohongi. Balasannya bisa lebih menakutkan! Pasangan yang bisa ngertiin dia, ayam atau kerbau. Public figure yang bershio ular, seperti: John F. Kennedy dan Afgansyah Reza. 

Kuda
Tahun kelahiran 1930, 1942,1954, 1966, 1978, 1990.
            Sesuai dengan fisik kuda yang suka kebebasan, lincah geraknya dan tangguh dalam segala cuaca…Pemilik shio ini juga pandai, energik alias tidak pernah ketinggalan dalam setiap acara yang diadakan oleh komunitasnya. Mereka nggak betah diam, serta suka berpindah-pindah dari satu tempat dan tempat lain. Petualang, suka tantangan dan tidak menyukai rutinitas.
            Soal cinta, dia sangat memuja pasangannya, namun juga selalu menuntut dinomorsatukan. Masalahnya, daya tariknya kuat, sehingga banyak lawan jenis mudah jatuh cinta. Pemilik shio ini juga penggoda yang handal. Herannya, masalah pribadi dia bisa sangat tertutup terhadap pasangannya.
            Agak nggak sabaran dan sulit berempati, membuat mereka menjadi pribadi sensitif. Mudah tersinggung. Nggak bisa menerima penolakan, serta cenderung mendominasi dalam tiap hubungan. Karena sifat ego dan keras hatinya membuat beberapa pemilik shio ini dijauhi sebagian orang yang belum mengenal, sisi baiknya.
            Soal logika, kuda juga sering menomorduakan. Dia memilih mengikuti kata hatinya saja. Bahaya bila dikaitkan dengan pekerjaan, usaha atau bisnis. Meski suka semaunya sendiri, pemilik shio ini pandai memotivasi orang lain. Pasangan yang paling cocok untuknya, pemilik shio anjing dan macan. Tokoh yang bershio kuda, seperti:  Jackie Chan, John Travolta, Sherina Munaf, dan Cindy Crawford.

Kambing
Tahun kelahiran  1931, 1943,1955, 1967, 1979, 1991.
            Penampilan kambing yang diam, tidak suka keteraturan dan sedikit misterius, berpengaruh terhadap pemilik shio ini. Kesukaan mereka mencoba hal-hal baru alias kreatif, selalu saja banyak ide, tapi mereka juga suka menyendiri. Kesendirian itu mereka gunakan buat berpikir dan merenung. Untuk karier, pemilik shio ini lebih nyaman bila bekerja di bidang seni. Materi bukan faktor utama, jika dibandingkan dengan orang yang dia suka. Pantas saja, kambing sangat murah hati. Mereka nggak perhitungan, memanjakan pasangannya.
Sisi negatifnya, mereka yang bershio kambing selalu merasa perlu pengakuan dan dicintai orang-orang di sekitarnya. Kasihan. Soal cinta, mereka selalu merasa kesulitan. Sensitif. Nggak percaya diri. Dukungan dan keterbukaan dari lawan jenis, sangat dia butuhkan. Nggak pede ini juga membuat kambing ribet soal dandanan.  Dia tidak suka, tampil ala kadarnya. Musti berkesan wah…
Ingin sukses mendekati mereka? Kita musti belajar bersabar dan memberi kesempatan pemilik shio ini menenangkan diri, setiap ada masalah. Karena semakin dia kita desak, dia bisa semakin menghindar.  Debat terbuka dengannya tidak berefek bagus, justru sebaliknya. Pasangan yang cocok untuknya: babi atau kelinci. Tokoh bershio kambing, antara lain:  Bruce Willis,  Happy Salma, Zhang Ziyi, dan Mel Gibson.

Monyet
Tahun kelahiran  1932, 1944, 1956, 1968, 1980, 1992.

            Sesuai karakter monyet yang energik, nggak bisa diam, suka menggoda, dan selalu happy dalam keadaan apapun, pemilik shio ini pun supel dalam pergaulan, aktif dan suka pesta.  Mereka pandai memikat banyak orang, selalu meramaikan suasana di setiap acara dan semangatnya luar biasa. Selera humornya tinggi. Pandai mencari solusi dalam menghadapi berbagai masalag, serta keingintahuannya besar. Jangan salah, pemilik shio monyet juga suka mencari perhatian orang, karena ingin membanggakan dirinya sendiri.
            Ceroboh, salah satu sifat negatifnya. Akibatnya, shio monyet rawan kecelakaan. Otaknya hanya memikirkan kesenangan instant, tanpa berpikir efek sampingnya. Kecerobohannya ini membuat teman-temannya, musti peka menghadapi masalah yang dia timbulkan kemudian hari.
            Positifnya, monyet romantis, lembut dan punya selera humor bagus. Apalagi buat pasangannya…Mereka tidak memperdulikan istilah kalah atau menang, tapi kesenangan pribadinya saja. Asal dia nyaman, happy, ya…cukup. Kesukaannya berhura-hura atau pesta, membuat monyet tidak mampu mengontrol diri terhadap makanan atau kesenangan sesaat. 
            Pasangan cocok untuk monyet, tikus dan naga. Pasalnya, pemilik shio ini pandai mengambil hati lawan jenis, tapi tidak pandai memimpin. Bukan penasehat atau motivator yang baik.  Bintang yang bershio monyet, seperti:  Michael Schumacher, Elijah Wood, Rod Stewart, dan Jennifer Aniston.

Ayam
Tahun kelahiran 1933, 1945, 1957, 1969, 1981, 1993.
            Kelihatannya binatang ini cuek, namun dalam shio ayam dikenal mereka pemikir. Suka hal praktis, cerdas, selalu fokus dengan apa pun yang mereka kerjakan dan tidak suka mengambil resiko. Semua tindakan yang dia ambil, selalu dengan pemikiran panjang dan matang. Konsentrasinya bagus. Ya, seakan mereka mempunyai mata di belakang kepalanya. Sangan awas! Kadang mereka juga dianggap mirip paranormal, karena instingnya tajam.  Profesi seperti pengacara, akuntan, cocok untuknya. Pemikirannya brilyan.
            Gayanya memang selalu santai. Dia tidak pernah negative thinking. Polos. Terbuka. Apa adanya. Mereka juga sangat menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran. Loyalitas mereka juga luar biasa. Sekali kamu menolongnya, dia akan berlipat ganda membalasnya.  Asal jangan coba menipu dia…Ayam meski jinak, bisa mematok juga kan!
            Perfeksionis dan suka memegang kendali dalam tiap kesempatan, sisi lain dari ayam. Jangan memancing perdebatan dengannya, karena dia siap meladeni kamu kapan saja. Argumennya pantang dipatahkan. Kesukaannya yang lain traveling dan bekerjasama dalam kelompok. Sedikit pesolek, suka kerapihan dan keteraturan. Soal cinta, dia pasangan yang sangat setia.  Pasangan cocok untuknya: kerbau atau ular. Selebriti yang bershio ayam, seperti: Eric Clapton, Britney Spears, Anna Kouenikova, dan Natalie Portman. 

Anjing
Tahun kelahiran 1934, 1946, 1958, 1970, 1982, 1994.
            Believe it or not, manusia di dunia barat suka menyebut anjing sebagai binatang paling setia. Penciumannya tajam. Tahu betul, siapa tuannya dan siapa orang yang memiliki niat jahat. Mereka yang berada dalam naungan shio ini pun, dikenal setia, jujur dan bisa dipercaya ucapannya. Dia sangat loyal dengan orang yang sudah berbuat baik padanya. Namun satu sisi, pemilik shio anjing sulit mempercayai orang lain. Dia lebih percaya dengan kata hatinya sendiri.
            Jujur, polos, apa adanya. Namun dia juga tidak segan berbohong untuk kebaikan. Dia tidak suka mencari masalah, simple dan pandai menjaga rahasia. Sebagai sahabat, shio anjing juga bisa diandalkan. Pendengar yang baik, suka hidup sesuai aturan, tidak segan orang kecil yang membutuhkan dan penentang nomer satu bila ada ketidakadilan. 
            Gara-gara terlalu sederhana cara berpikirnya, selalu mengikuti norma yang ada, mereka sedikit keras kepala, serta berpikiran sempit.  Sesuai karakter anjing, temperamental. Emosinya suka berubah-ubah, sedikit meletup-letup. Kadang kekhawatirannya terlalu berlebihan, ketika menghadapi satu masalah. Untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri, mereka lebih suka menyendiri daripada berbagi.
            Pantas saja. Bakatnya memimpin dan memotivasi orang lain, membuat mereka cocok dalam dunia bisnis. Mereka juga terbiasa melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan fisik. Masalah cinta, mmm…butuh keseriusan, pendekatan sangat lama. Dia tidak mudah percaya seratus prosen pada pasangannya. Namun, ketika pemilik shio anjing jatuh cinta, dia sangat posesif.  Pasangan untuk shio anjing: pemilik shio macan, kelinci atau kuda. Tokoh atau selebriti yang bershio anjing, seperti: Bill Clinton, Michael Jackson, Andre Agassi, dan Bunda Teressa.

Babi
Tahun kelahiran  1935, 1947, 1959, 1971, 1983, 1995.
Babi memang binatang yang kelihatan pemalas dan acuh, namun berbeda sekali dengan pemilik shio ini. Menurut perhitungan astrologi Cina, mereka justru sangat royal, tulis dan dihormati. Kelakuannya baik, sangat menghargai keberadaan orang-orang di sekitarnya. Selera mereka pun boleh diacungi ibu jari.
Soal kemewahan, babi tidak bisa mengelak. Mereka terobsesi hidup dalam kemewahan. Sedikit rewel dan perfeksionis, sehingga sering terasa mengganggu teman-teman yang selalu ada didekatnya. Sebenarnya, pemilik shio babi tidak arogan. Mereka sangat peduli teman dan keluarganya. Tapi ya…karena obsesinya yang berlebihan suka menjadi bumerang. Cap negatif sudah duluan diberikan orang-orang di sekitarnya.
Ringan tangan, salah satu kelebihan pemilik shio babi. Mereka juga rela bekerja keras demi orang-orang yang dia cintai, hanya caranya saja yang sering disalahartikan.  Banyak orang yang tahu kelemahannya, mengambil keuntungan. Mereka memanfaatkan kebaikan hati babi. Tapi  hati-hati saja…pemilik shio ini bisa sangat sakit hati dan dendam, bila kebaikan mereka dibalas dengan pengkhianatan. Pasangan yang cocok: kelinci dan kambing. Selebritis yang memiliki shio babi:Arnorld Schwarzenegger, Sandra Dewi, Scarlett Johansson, dan Bunga Citra Lestari. (steph)

Kamis, 30 Desember 2010

TETANGGAKU PEMUJA KUNTILANAK


 lingsir wengi sliramu tumeking sirno
ojo tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
            Lagi-lagi tembang itu kudengar. Ggrrrh…siapa yang suka iseng, malam-malam begini menyanyikan lagu berbahasa Jawa yang tidak kumengerti artinya itu. Suara pelantunnya memang merdu, mirip sinden-sinden yang sering kulihat nembang di stasiun televisi. Lirih. Sepertinya akrab banget telingaku dengan bait demi baitnya…Familiar. Entah di mana ya, kukenal lagu itu? Tapi entah mengapa, sungguh…aku tidak menyukai lagunya.
            Setiap kali wanita yang melantunkannya mulai “beraksi”, perasaan tidak enak langsung menyergapku. Tak jarang, lantunannya pun disusul dengan suara tawa lirih wanita yang terdengar lamat-lamat. Sepertinya sangat jauh, suara tawa itu berasal. Biasa tinggal sendiri di rumah kontrakan, bukan alasan untuk takut. Tapi feelingku mengatakan lain…Dingin dan beku, seperti mendera tiba-tiba. Detak jam di dinding, terdengar jelas. Sangat menyiksa. Tidak jarang, bulu romaku berdiri. Orang tua bilang, tanda-tanda makhluk halus lewat. Arrgh! Namanya juga mitos, percaya nggak percaya…Buru-buru, kubuang rasa takutku. Apa kata Dewo kakakku, jika dia tahu Dewi si tomboy yang biasa traveling ke berbagai daerah seorang diri ini, mendadak nyalinya ciut.
            Gerimis malam ini, membuat badanku setengah menggigil. Kemarin seharian dihajar tugas-tugas dari kampus dan latihan basket, membuat tubuh kurus ini makin tirus rasanya. Mmm…enaknya, dingin-dingin begini minum segelas coklat hangat. Setengah malas, kuberanjak ke dapur untuk menyeduh minuman favorit keluargaku itu. Sempurna. Kulihat, masih ada buah apel pemberian Dewo. Kakak satu-satunya itu, memang perhatian banget, sampai-sampai rajin nengokin hanya untuk membawakan buah dan makanan kecil.
            jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
wojo lelayu sebet
            Deg! Jantungku nyaris berhenti berdetak. Lagi-lagi tembang itu lamat-lamat terdengar. Tanganku yang tengah memegang cangkir, bergetar. Angin seakan berhenti bertiup. Sunyi seketika…gerimis pun reda. Sepertinya, suara detak jantungku dan jam dinding saja yang terdengar. Buru-buru, kuraih cangkirku yang masih penuh dan sebuah apel, lantas kuberingsut ke kamar. Lagi-lagi pendengaranku menangkap suara janggal itu…Suara lirih seorang perempuan yang tertawa, tapi jauhhhh sekali. Lantas disusul langkah orang yang berjalan terburu-buru, masuk ke dalam rumah sebelah. Pintu mereka terbanting tiba-tiba. Ya, maklum paviliun yang kusewa hanya berbatas dinding semi permanen. Kegaduhan  sekecil apa pun bisa kudengar dari kamarku.
            Suara-suara aneh dan lagu yang menyayat itu berusaha kulupakan dari memoriku. Percuma kuladeni ketakutan dan prasangka tidak jelas ini. Lebih baik, aku fokus dengan tugas-tugas kuliahku. Belum lagi, beberapa program kerja organisasi mahasiswa yang musti kuselesaikan.
***
            Siang ini, kuliahku kosong. Lumayan, istirahat di rumah. Tidak ada kegiatan berarti yang kulakukan sejak pagi tadi, selain menulis beberapa makalah dan browsing internet. Meski bukan politikus, tapi aku butuh juga update berita-berita terkini. 
            “Bener Bu…Pekerjaan wanita itu pasti nggak bener! Malam-malam kok suka ngeluyur. Dini hari saya juga pernah memergoki dia…”
            Suara itu membuyarkan konsentrasiku yang tengah mengetik dengan laptop, di teras depan. Tetangga sebelah, pasti lagi ngerumpi. Aneh. Mereka seperti orang yang tidak memiliki pekerjaan. Sukanya ngomongin orang lain. Meski kadang kupikir-pikir, insting mereka tajam juga. Dua bulan lalu misalnya, ada rumor suami penjual toko kelontong di ujung jalan, rumah kami memiliki simpanan. Ternyata, tak lama kemudian pasangan suami istri itu bercerai. Kabar terakhir yang kudengar, laki-laki tidak bertanggungjawab itu sudah memiliki wanita lain, jauh sebelum menikahi istrinya. Sungguh, keterlaluan. Sekarang, mereka menggosipkan apa lagi? Rasa ingin tahuku tiba-tiba muncul…Lucu juga, dengar mereka ngerumpi.
            “Bener Bu…Kerja nggak jelas, tapi tiap minggu ngeborong. Kemarin saya lihat, dia mengganti lemari esnya yang dua pintu itu. Masa penghuni rumah petak seperti kita ini, bisa gonta ganti perabot?” Suara ibu yang kukenal menerima jahitan, menimpali.
            “Iya..Saya lihat juga! Suaminya sudah lama meninggal dan tidak dikaruniai anak, katanya. Tapi kok dia juga sering membawa anak kecil main ke rumahnya.”
            “Keponakannya kali….” Ibu yang berbadan tambun, menjawab.
            “Bukan ah…Soalnya ganti melulu anak-anaknya. Mereka juga kelihatannya takut-takut tuh, tidak bahagia main ke rumahnya.”
            “Kok aneh?”
            “Memang agak-agak…kali” kata Ibu yang kerempeng, sambil memberi tanda silang di dahinya.
            “Hus! Gila, maksudnya…”
            “Ya, iyalah… Mana ada orang hari gini, sore-sore suka berdandan, mengenakan baju warna menyala, lantas nyanyi sendirian…”
            “Betul…Betul…Betul…” sambar Ibu yang mungil. Kelihatannya dia penggemar kartun Upin Ipin…”Dia suka nyanyi, tapi bahasanya saya nggak ngerti. Trus dandannya itu lho..buat siapa dia dandan semenor itu…” sambungnya.
            “Jangan-jangan, dia memasukkan laki-laki…”
            “Tapi lewat mana…Kalau ada orang, kita pasti lihat kan?”  
            “Pintu rahasia kali…Atau dia membuat pintu darurat di belakang rumahnya…Hari gini, selingkuh itu banyak cara…” 
            Bing! Konsentrasiku mendengarkan rumpian itu buyar. Ada pesan masuk dihandphone. Uugh! Lagi-lagi Doni, kakak kelas yang suka main ke rumah itu ngajakin keluar sore ini. Katanya ada tempat makan baru, murah meriah tapi enak. Boleh juga…Selain dopping gizi, menghabiskan waktu bersama laki-laki bermata elang itu menyenangkan. Hari-hariku tidak pernah kesepian. Bahkan saat-saat tersulit pun, dia selalu ada.
            Kurapikan buku-buku dan laptop, lantas masuk ke dalam. Rumpian dan tawa ibu-ibu itu sesekali masih kudengar. Namun tidak lagi kuperdulikan. Ah, namanya juga rumpi.
****
            Sore ini, sepulang Doni dari mengantarkan aku jalan, kulihat ruang tamuku gelap gulita. Astaga. Pasti lampu putus. Kemarin sudah kulihat, bolamnya kehitaman. Namun kupikir masih bisa bertahan beberapa hari, sebelum sempat ke toko buat membeli gantinya. Sekarang, jika sudah benar-benar mati, sangat merepotkan. Aku harus mencari beberapa buku diktat kuliah yang kuletakkan di meja ruang tamu dengan lampu handphone. Sambil mengumpulkan beberapa buku, sekilas kulihat tetangga sebelah yang dirumpiin ibu-ibu tadi siang.
            Lewat jendela ruang tamu, bisa kulihat wanita cantik yang kutaksir usianya belum lewat lima puluh tahun itu. Tubuh semampai, rambut digelung sederhana. Namun dandanan dan bajunya memang menyolok sekali… Selain perhiasan melingkar di lengan dan lehernya, dia juga mengenakan busana berwarna menyala. Bener-bener sakit tuh wanita…Malam-malam di rumah, dandanannya seheboh itu. Tak ada tamu atau orang lain, pula…
            Beberapa kali dia berjalan mondar mandir di teras, sambil melirik jam di pergelangan tangan kirinya. Lantas menghela nafas, seperti tengah menantikan seseorang. Tak lama kemudian, dia masuk ke dalam rumah… Dan… ampun, dia menyanyikan lagu yang tidak kusukai itu!
            “Aneh banget sih, ibu-ibu itu. Kurang kerjaan…Udah menor, nyanyi aja tiap malam…” Kuadukan juga keganjilan yang kulihat itu pada Dewo, kakakku ditelpon.
            “Hus! Jangan ngomentarin orang seperti itu…Nggak baik…”
            “Abis, lagunya itu bikin perasaanku nggak enak…tiap hari sama …”
            “Jangan bilang, kamu takut???”
            Mataku terbelalak, waduh…kakakku tahu. Gengsiku pasti hancur berantakan…
            “Nggak lah! Maksudku, lagu yang lagi ngetrend kek, masa lagu yang bahasanya aku nggak ngerti..”
            “Udahlah, Wi! Nikmati saja…Kamu bisa pakai earphone kan buat dengerin lagu lain? Lagipula apa hubungannya dia dandan menor, nyanyi aneh dan kamu? Nggak ada kan?”
            Benar juga, kata Dewo. Kami semua di kompleks ini beragam, latar belakang sosialnya. Nggak bisa saling memaksakan kehendak. Sejauh dia tidak mengusik rumah dan kehidupanku, semustinya aku tidak memusingkan kelakuannya.
****
            Sore ini, selesai juga aku mengerjakan tugas kelompok di rumah Desta, teman satu jurusan. Lumayan. Kami bisa selesai lebih cepat dari yang dibayangkan. Sambil menunggu Doni menjemput, sahabatku itu mengeluarkan beberapa film koleksinya.
            “Nonton CD aja, daripada bengong….Lagian capek banget, abis mikir tadi…” ajaknya.
            “Asyiikk…lumayan juga koleksimu ya. Banyak!” Kuambil beberapa CD yang kelihatannya seru. Cewek ini ternyata penyuka film action dan horor. Siapa sangka, beberapa judul menyeramkan yang pernah kulihat di iklan bioskop, dia punya filmnya.
            “Nggak salah nih, kamu punya Tusuk Jelangkung, Hantu Lawang Sewu dan Hantu Kereta Manggarai?”
            “Hehehehe…aku kan cinta juga film Indonesia. Coba kamu tonton Kuntilanak yang main Julie Estelle…Bagus tuh! Sampai jilid 3…”
            Mataku terbelalak keheranan melihat Desta yang bangga banget menunjukkan koleksi film seremnya. Memang sih, selama ini aku hanya melihat iklan film-film horor Indonesia di koran saja. Nggak ada niat menonton…Takut dibayang-bayangi beneran…
            “Udahlah…Bengong!” tegur Desta, sambil memasukkan film ke dalam DVD playernya. Belum sempat kubertanya judulnya, film yang suasana pembukanya sudah menggiriskan itu mulai…
lingsir wengi sliramu tumeking sirno
ojo tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
            Astaga! Tembang itu lagi?! Badanku tiba-tiba bergetar. Mataku nanar, melihat adegan demi adegan dalam film yang diputar Desta. Keringat pun membanjir di kening. Tubuh rasanya lemas, tak bertenaga. Desta yang menyadari perubahan sikapku itu, panik…
            “Kamu kenapa Wi?! Jangan bercanda ah…Nggak lucu…”
            Aku menggeleng. Bulu romaku mendadak berdiri…Ingatanku ke rumah…lebih tepatnya, tetangga di sebelah rumah yang sering menyanyikan, tembang yang sama. Lagu itu…kenapa sama?
            “Ta, lagu itu…”
            “Oh…tembang Jawa itu? Ya, itu kan dipercaya sebagai tembang buat memanggil kuntilanak. Setiap lagu itu diperdengarkan, kuntilanak datang. Tanda-tandanya bila tawanya kencang dan keras, dia masih jauh. Kalau tawanya lirih dan lamat-lamat, dia malah sudah ada di sekitar kita…Biasa, buat mereka yang mencari pesugihan atau kekayaan dengan cara pintas...Tumbalnya bisa anak-anak kecil atau orang dewasa…”
            Blar! Detik berikutnya, suara Desta tidak kudengar lagi. Tubuhku ambruk ke lantai, pingsan. (steph)